Advertisement
101 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Cisarua Dievakuasi
101 jenazah korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat dievakuasi hingga hari ke-20 pencarian. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Operasi pencarian korban longsor Pasirlangu di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah memasuki hari ke-20 dengan total 101 kantong jenazah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Proses evakuasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam penanganan bencana longsor Pasirlangu yang mengguncang wilayah tersebut.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan, seluruh kantong jenazah (bodypack) yang ditemukan di lokasi langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap korban longsor Pasirlangu terdata dan teridentifikasi secara akurat.
Advertisement
“Sampai hari kedua puluh ini, tim SAR menemukan 101 bodypack yang langsung diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Barat,” katanya di Bandung Barat, Kamis.
Meski Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat telah mencabut status tanggap darurat bencana, operasi pencarian korban longsor Pasirlangu tetap dilanjutkan secara terbatas dalam masa transisi menuju pemulihan. Upaya ini difokuskan pada dugaan masih adanya korban yang tertimbun material longsor.
BACA JUGA
Dari total 101 kantong jenazah yang ditemukan, sebanyak 83 telah teridentifikasi dari 86 jenazah yang telah diperiksa oleh tim DVI. Sementara itu, proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih terus berlangsung untuk memastikan keakuratan data korban longsor Pasirlangu.
“Dari 83 bodypack itu, sebanyak 64 merupakan warga setempat dari daftar 80 orang yang dilaporkan menjadi korban oleh pemerintah desa dan Pemda Bandung Barat,” ujar Ade.
Ia menegaskan, memasuki masa pascarehabilitasi dan rekonstruksi, Basarnas bersama unsur SAR gabungan tetap hadir untuk mendampingi proses yang berjalan. Kehadiran tim SAR ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam penanganan dampak longsor Pasirlangu, termasuk memastikan tidak ada korban yang terabaikan.
Apabila terdapat informasi atau indikasi baru terkait keberadaan korban di lokasi kejadian, pihaknya memastikan akan segera menindaklanjuti. “Apabila terdapat informasi atau indikasi baru yang disampaikan di lokasi, Basarnas akan terus menindaklanjuti terkait penemuan atau dugaan adanya korban,” kata dia, sembari menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi tetap dilakukan selama masa transisi pemulihan pascabencana longsor Pasirlangu di Kabupaten Bandung Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement








