Advertisement
Pria Tabrakkan Diri ke Feeder Trans Semarang, Ini Kronologinya
Trans Semarang mengungkap kronologi pria yang menabrakkan diri ke feeder bus di Kaligawe Semarang. Korban sempat mencoba tiga kali sebelum tertabrak. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Pengelola Trans Semarang mengungkap kronologi insiden seorang pria yang menabrakkan diri ke armada Feeder Trans Semarang di ruas Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, Minggu (11/1/2026). Aksi nekat tersebut dilakukan berulang kali sebelum akhirnya korban tertabrak bus koridor 7.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menyebut pria itu sempat tiga kali mencoba menabrakkan diri ke armada Trans Semarang. Dua percobaan pertama hanya berujung serempetan, sebelum kecelakaan tak terhindarkan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Advertisement
Akibat kejadian tersebut, korban sempat pingsan di lokasi dan langsung dilarikan ke RSI Sultan Agung Semarang untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, motif tindakan korban masih dalam penyelidikan kepolisian.
“Jadi kejadiannya sebelum tertabrak armada Koridor 7 lambung 19. Pria ini beberapa kali sudah mencoba menabrakkan diri ke dua armada kami sebelumnya. Kondisinya hampir sama, tapi tidak tertabrak, hanya keserempet,” ujar Haris dilansir Espos, Minggu malam.
BACA JUGA
Akibat menabrakkan diri ke armada Trans Semarang, pria itu sempat pingsan di lokasi kejadian sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini, pria tersebut masih menjalani perawatan medis di RSI Sultan Agung Semarang.
Terkait motif atau kemungkinan adanya modus tertentu, Haris mengaku belum menerima laporan resmi hasil penyelidikan dari Inafis Polrestabes Semarang. Dia menyerahkan permasalahan tersebut ke aparat kepolisian.
“Untuk motif dia [menabrakkan diri] sampai saat ini kami belum menerima laporan resmi dari Inafis. Kami serahkan sepenuhnya penyidikan kepada pihak yang berwenang karena mereka lebih expert di bidang itu,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima Trans Semarang, pria yang menabrakkan diri tersebut diketahui berinisial TY, 42, warga Pemalang yang telah memiliki dua orang anak. TY mengaku berpamitan kepada keluarganya untuk bekerja ke wilayah Surabaya sebelum peristiwa itu terjadi.
“Jadi untuk informasi yang kami terima terkait [identitas] yang bersangkutan asli Pemalang. Dia pamit ke keluarganya untuk bekerja di daerah Surabaya,” terangnya.
Haris menambahkan jika kondisi TY juga tidak memiliki riwayat gangguan jiwa. Saat melakukan aksi nekat menabrakkan diri ke Feeder Trans Semarang, kondisi kesehatan dan psikologinya dinyatakan normal.
Lebih lanjut, Trans Semarang menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk terus menjalankan standar pelayanan minimal, khususnya terkait keselamatan dan keamanan penumpang.
“Kami di Trans Semarang melalui operator siap bertanggung jawab penuh atas kejadian pagi tadi, meskipun insiden tersebut merupakan hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalur transportasi publik, sekaligus penegasan komitmen Trans Semarang dalam menjaga keselamatan operasional dan penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
- Jadwal KRL Jogja Solo, Minggu 11 Januari 2026
- OTT Pajak Jakarta Utara, KPK Tetapkan 5 Tersangka
- Serie A: AS Roma dan Atalanta Jaga Asa Scudetto
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Minggu 11 Januari 2026
- Ribuan Warga Iran Turun ke Jalan Meski Internet Diputus
- Fitur Baru Google Play, Game Premium Bisa Dicoba Gratis
Advertisement
Advertisement



