Advertisement
Protes Iran Tewaskan 65 Orang, Aksi Meluas ke 180 Kota
Foto ilustrasi demonstrasi. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, ISTANBUL—Gelombang protes di Iran menewaskan 65 orang dalam 13 hari terakhir, dengan aksi meluas ke 512 titik di 180 kota pada 31 provinsi, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) yang dirilis Sabtu (10/1/2026).
Laporan kelompok pemantau berbasis di Amerika Serikat itu menyebutkan, korban tewas terdiri atas 50 demonstran, 14 petugas penegak hukum dan keamanan, serta satu warga sipil yang berafiliasi dengan pemerintah.
Advertisement
Selain korban jiwa, protes di Iran juga menyebabkan puluhan orang terluka dan sedikitnya 2.311 orang ditahan aparat.
HRANA mencatat sebagian besar luka dialami akibat tembakan peluru karet dan peluru plastik yang digunakan aparat dalam membubarkan massa.
Hingga kini, pihak berwenang Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban tewas maupun luka dalam rangkaian demonstrasi tersebut.
Iran dilanda gelombang protes sejak akhir Desember 2025, yang dipicu oleh anjloknya nilai rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi.
Aksi massa pertama kali muncul pada 28 Desember di sekitar Grand Bazaar Teheran, sebelum menyebar cepat ke berbagai kota lain.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat menyatakan Iran “dalam masalah besar” seiring meluasnya protes. Ia menyebut Washington memantau situasi dengan cermat dan memperingatkan otoritas Iran agar tidak menggunakan kekuatan mematikan.
Sebaliknya, Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel memicu kerusuhan. Para pejabat memperingatkan bahwa pasukan keamanan dan aparat peradilan “tidak akan mentoleransi sama sekali para penyabotase.”
Lonjakan korban jiwa dan meluasnya titik demonstrasi menandai eskalasi krisis sosial di Iran, di tengah tekanan ekonomi yang semakin dirasakan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
Advertisement
Viral Rel KA Lama Bantul, Pemkab Tegaskan Reaktivasi Masih Wacana
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tiga Kapal Asing Ditangkap di Selat Malaka Rugikan Negara Miliaran
- Pajak Kendaraan Bekas Kini Lebih Mudah, Tak Perlu KTP Pemilik Lama
- Cuaca Pagi Terik Lalu Hujan Tiba-tiba Ini Penyebabnya
- Dana PIP 2026 Cair, Siswa SMA Bisa Terima hingga Rp1,8 Juta
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Sekolah Rakyat Lendah Dikebut, Target Juli Sudah Dibuka
- Harga Tanah di Sekitar Kelok 23 Melonjak, Investor Belum Masuk
Advertisement
Advertisement






