Advertisement
Sepanjang 2025, Bali Diguncang 547 Gempa Bumi
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, DENPASAR—Aktivitas kegempaan di Bali sepanjang 2025 tercatat masih cukup tinggi setelah Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat ratusan gempa bumi terjadi di Pulau Dewata.
BBMKG Wilayah III mencatat sebanyak 547 gempa bumi terjadi di Bali selama 2025. Dari jumlah tersebut, 10 kejadian di antaranya dilaporkan dirasakan oleh masyarakat, meski sebagian besar berkekuatan kecil.
Advertisement
Mayoritas gempa bumi yang terjadi didominasi magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman dangkal hingga 60 kilometer. Aktivitas kegempaan tertinggi tercatat pada November 2025 dengan 115 kejadian gempa bumi.
"Dari total jumlah kejadian itu, 10 gempa diantaranya dirasakan," kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Minggu.
BACA JUGA
Pusat Gempa Regional (PGR) III mencatat jumlah gempa bumi itu lebih rendah dibandingkan jumlah gempa bumi yang terjadi pada tahun 2024 yang saat itu mencapai 582 kali dengan mayoritas kekuatan magnitudo di bawah 3.
Ia merinci pada tahun 2025 aktivitas kegempaan sama dengan tahun 2024 yaitu didominasi gempa bumi berkekuatan magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer, yaitu sebanyak 331 kejadian.
Sepanjang tahun 2025, lanjut dia, jumlah kejadian gempa bumi terbanyak terjadi pada November 2025 sebanyak 115 kali gempa bumi.
Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo paling besar mencapai 5,4 terjadi pada 17 April 2025 dengan episenter berjarak 303 kilometer arah tenggara Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dengan intensitas yang dirasakan hingga ke Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara itu untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, PGR III mencatat berdasarkan data seismisitas wilayah Provinsi Bali, NTB, dan sebagian NTT, selama 2025 ada 6.215 kejadian gempa bumi, sebanyak 67 kejadian diantaranya gempa bumi yang dirasakan.
Pada periode itu, kata dia, aktivitas kegempaan didominasi gempa bumi juga sama yakni berkekuatan magnitudo di bawah 3, dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer yaitu 4.875 kejadian.
Ada pun kejadian gempa bumi terbanyak di tiga provinsi itu terjadi pada Januari yaitu sebanyak kejadian 795 gempa bumi. BBMKG mengimbau masyarakat Bali tetap waspada terhadap potensi gempa bumi serta terus mengikuti informasi resmi guna meminimalkan risiko bencana geologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Trans Jogja, Tujuan ke Sleman Bantul dan Keliling Tempat Wisata
- OJK Ingatkan Bijak Gunakan Pinjaman Daring Saat Ramadan
- BMKG Waspadai Banjir dan Longsor di Jateng hingga Februari
- Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun, Ini Data Bapanas
- BMKG: Gempa Kolaka Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
- Nadiem Makarim Hadapi Putusan Sela Kasus Chromebook
- Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Budaya Sekolah Aman
Advertisement
Advertisement




