Advertisement
Bantuan Pangan untuk Korban Banjir Sumbar Disalurkan Pemerintah
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjawab pertanyaan awak media ditemui seusai menghadiri Rapat Tindak Lanjut Arahan Presiden Terkait Manipulasi Harga Beras dan Beras Oplosan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) Jakarta, Jumat (25/7/2025). ANTARA - Harianto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memastikan bantuan pangan bagi korban banjir di Sumbar, Sumut, dan Aceh disalurkan cepat untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat.
"Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah bergerak cepat memberikan dukungan pangan serta bantuan strategis untuk mempercepat pemulihan daerah," kata Mentan saat membuka Kongres VII Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) secara daring sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Advertisement
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/11) itu, Mentan juga menyampaikan kepedulian mendalam terhadap masyarakat Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam.
Sebagai bagian dari langkah cepat itu, Kementan bersama lembaga terkait memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, termasuk Sumatera Utara, dan Aceh dilakukan pemerintah.
BACA JUGA
Dia menyebutkan, total bantuan yang disalurkan yakni 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng untuk Aceh, 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng untuk Sumatera Utara, serta 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng untuk Sumatera Barat.
Amran menegaskan, khusus untuk Sumatera Barat, Kementan telah menyiapkan 6.794 ton cadangan beras untuk dua bulan ke depan, 1.358 kiloliter minyak goreng, tambahan 358 ton beras, serta dukungan benih padi dan jagung untuk kebutuhan 10.000 hektare lahan tanam.
“Tim kami sudah berada di lapangan untuk membantu saudara-saudara kita yang kesulitan. Setiap kali daerah membutuhkan, Kementan selalu siap bekerja cepat. Kesiapsiagaan pangan sangat penting, terutama menghadapi dinamika cuaca dan situasi lapangan," ujar Amran.
Sebelumnya, Mentan Amran juga menegaskan cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman sehingga pemerintah dapat segera mengeluarkan stok bantuan setelah bencana terjadi.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bapanas, Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan unsur pemerintah daerah.
Mentan Amran juga memastikan dirinya akan turun langsung mengecek kondisi di lapangan.
Sementara itu, Ketua IKA Universitas Andalas periode 2021–2025 Rustian menegaskan, intensitas bencana yang tinggi di Indonesia membutuhkan sinergi yang kuat, termasuk kontribusi dari para alumni perguruan tinggi.
“Kalau kita lihat di peta rawan bencana, warnanya hanya dua saja, merah dan kuning. Artinya tinggi dan sedang, tidak ada yang rendah. Jadi artinya kehadiran alumni Unand sangat dipentingkan di dalam memberikan kontribusi di dalam penanggulangan bencana,” kata Rustian.
Menurutnya bencana terjadi hampir setiap hari di berbagai daerah baik dari Sabang sampai Merauke dengan intensitas 15 sampai dengan 20 kali kejadian bencana.
"Itu yang ditangani oleh pusat. Kalau yang ditangani daerah itu tidak terdaftar, mungkin lebih. Sehari, tiap hari ini mungkin ada 50-an lebih,” imbuhnya.
Sehingga dia menegaskan dengan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pangan, dan jaringan alumni perguruan tinggi, pemulihan pasca-bencana dapat dilakukan lebih cepat serta ketahanan pangan masyarakat dapat tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Indonesia Puncaki ASEAN dengan Indikasi Geografis Terdaftar Terbanyak
- Pelatih PSIM Van Gastel Berharap Piala Indonesia Dihidupkan Lagi
- TNI AU Drop Logistik ke Daerah Terisolasi di Sibolga
- Harga Properti Rp500 Juta ke Bawah di Jogja Turun hingga 30 Persen
- Duka Dunia Hiburan: Gary Iskak Meninggal Akibat Kecelakaan
- Serangan Israel di Beit Jinn Tewaskan 10 Warga Suriah, Turki Mengecam
- Gajah Sumatera Ditemukan Mati Terseret Banjir di Pidie Jaya Aceh
Advertisement
Advertisement




