Advertisement
TNI AU Kerahkan A400M dan Hercules Kirim Bantuan Banjir
TNI AU mengerahkan pesawat A400M dan tiga Hercules untuk mengirim bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—TNI AU mengerahkan pesawat A400M dan tiga Hercules untuk mengirim bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh.
Pengiriman bantuan dilakukan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta percepatan distribusi kebutuhan darurat sejak 25 November lalu. Pemerintah menyiapkan tenda, perahu karet, genset, dan peralatan komunikasi untuk mendukung proses evakuasi serta pemulihan jaringan di lokasi terdampak.
Advertisement
Selain itu, makanan siap saji, tenaga kesehatan, dan obat-obatan juga diberangkatkan menuju bandara terdekat seperti Padang, Silangit, Banda Aceh dan Lhokseumawe sebelum diteruskan ke titik banjir melalui jalur darat maupun udara. Distribusi bantuan dilakukan secara simultan hingga kondisi kembali terkendali.
"Pemerintah memberangkatkan pagi ini empat pesawat, tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di tanah air, untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana," kata Sekretaris Kabinet Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat.
Teddy menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto sejak 25 November lalu memang sudah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan ke tiga lokasi banjir tersebut.
Sejak saat itu, ragam bantuan logistik dikirimkan pemerintah menggunakan pesawat TNI AU dari mulai jenis angkut hingga Boeing.
Untuk bantuan logistik yang dikirim hari ini, pihaknya telah menyiapkan tenda darurat, perahu karet untuk proses evakuasi hingga peralatan komunikasi untuk menunjang aktivitas di lokasi banjir.
"Ada tenda sebanyak sekitar 150, kemudian ada perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64. Kemudian genset [alat bantu listrik]. Diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi ke sana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali," katanya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga mengirimkan makanan siap saji, tenaga kesehatan dan obat-obatan untuk kebutuhan korban banjir.
Teddy melanjutkan, bantuan tersebut nantinya akan diturunkan di bandara terdekat dari lokasi banjir untuk selanjutnya didistribusikan menggunakan jalur darat atau udara dengan helikopter.
"Jadi [bantuan] akan ke Padang, Sumatera Barat, kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli itu tepatnya nanti akan ke Bandara Silangit, Sumatera Utara, kemudian satu ke bandara di Banda Aceh dan Lhokseumawe (Aceh Utara) karena adalah bandara terdekat dengan lokasi terdampak," jelas dia.
Teddy memastikan, pengiriman bantuan ke tiga lokasi tersebut akan dilakukan secara simultan hingga situasi di tiga lokasi banjir tersebut kondusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Keselamatan Terancam, KBM SDN Kokap Direlokasi ke Eks SD Kanisius
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Ikan 55.000 Ton, 27 Pasar Serap 40 Persen Produksi di 2024
- 4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut
- Pemkab Gunungkidul Sediakan 26 Ton Kebutuhan Pokok di Operasi Pasar
- Uni Eropa Siap Wajibkan Pemblokiran Huawei dan ZTE dari Infrastruktur
- Kanada Pangkas Tarif EV China, Tesla Berpotensi Raup Untung Terbesar
- Gol Koizumi Antar Jepang ke Final Piala Asia U-23 2026
- Gunungkidul Produksi Ikan 15.000 Per Ton Tahun, Konsumsi Masih Kalah
Advertisement
Advertisement



