Advertisement
Aceh Tengah Terkepung Longsor, 9 Warga Meninggal
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga saat meninjau longsor, di Aceh Tengah, Rabu (26//11/2025). ANTARA/HO - Tiktok Official Aceh Tengah.
Advertisement
Harianjogja.com, ACEH—Bencana banjir dan longsor melanda Aceh Tengah hingga membuat wilayah tersebut terisolasi total. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menetapkan status darurat setelah sembilan warga dilaporkan meninggal dunia tertimbun material longsor.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengatakan terdapat empat titik longsor yang menelan korban jiwa. “Jumlahnya sembilan orang. Kami sudah menandatangani surat status darurat kebencanaan,” ujarnya melalui siaran di akun TikTok resmi Bup_Wabup, Kamis.
Advertisement
Korban meninggal masing-masing berasal dari Kampung Paya Tumpi tiga orang, Kampung Daling tiga orang, Kampung Kelopak Mata dan Kampung Tami Dalem dua orang, serta satu korban di kawasan wisata Natural Park. Dua korban lainnya belum dapat dievakuasi karena minimnya alat berat.
Menurut Haili Yoga, Aceh Tengah kini benar-benar terkepung. Akses dari Bireuen tertutup material longsor di kawasan Merie Satu Satu dan Jamur Ujung. Jalur Gunung Salak menuju Aceh Utara juga tidak bisa dilewati. Begitu pula rute Takengon–Blangkejeren di wilayah Isak serta jalur menuju Kabupaten Pidie di Rusep dan Pame.
BACA JUGA
“Titik-titik ini semuanya tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.
Hingga saat ini terdapat 28 titik pengungsian di sekolah dan mushala dengan total 426 KK atau 1.023 jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah karena hujan masih turun tanpa henti selama enam hari terakhir.
Dampak bencana juga menekan aktivitas ekonomi masyarakat. Ribuan hektare lahan cabai yang sedang panen tidak dapat didistribusikan keluar daerah. Jaringan listrik dan telekomunikasi pun terputus.
Haili Yoga berharap bantuan alat berat segera dikirim karena tanah di beberapa titik longsor masih bergerak dan sekitar 13 rumah dilaporkan tertimbun. “Kami membutuhkan Presiden Prabowo melalui Gubernur Aceh dan BNPB untuk memberikan perhatian khusus. Aceh Tengah saat ini dalam kondisi tanggap darurat,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement






