Advertisement
Bolsonaro Ditahan Usai Rusak Gelang Pengawasan Elektronik
Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro resmi ditahan setelah diduga merusak gelang pemantau elektronik yang menjadi syarat tahanan rumahnya.
AFP melaporkan, mantan presiden yang sedang menjalani banding atas vonis percobaan kudeta itu diduga mencoba merusak perangkat elektronik tersebut menggunakan alat las. Hakim Alexandre de Moraes menyatakan penahanan ini sebagai langkah pencegahan yang diperlukan selama proses banding akhir berlangsung, terutama dengan adanya vigil massal atau acara doa bersama yang diinisiasi putranya, Flavio Bolsonaro, yang berpotensi dimanfaatkan sebagai momentum pelarian.
Advertisement
Dalam sebuah video yang dirilis pengadilan, Bolsonaro mengakui telah merusak gelang pengawasan tersebut dengan alasan "penasaran". Rekaman visual menunjukkan perangkat yang rusak parah dan tampak hangus, meski masih terpasang di pergelangan kakinya.
Hakim Moraes memberikan waktu 24 jam kepada tim pengacara Bolsonaro untuk memberikan penjelasan resmi mengenai insiden ini. Namun, putra Bolsonaro, Flavio, membantah tuduhan bahwa ayahnya berencana melarikan diri dan mengecam keras keputusan Hakim Moraes dalam siaran langsungnya.
BACA JUGA
"Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam kepolisian federal sekarang. Jika sesuatu terjadi pada ayah saya, Alexandre de Moraes, jika ayah saya meninggal di sana itu salahmu," ujar Flavio dengan nada keras. Ia menambahkan bahwa ayahnya mungkin merusak gelang tersebut sebagai bentuk "tindakan keputusasaan" atau karena rasa "malu" mengenakannya di depan anggota keluarga yang berkunjung.
Pada awal September 2025, Mahkamah Agung Brasil telah menyatakan Bolsonaro bersalah atas upaya kudeta dan menjatuhkan hukuman penjara selama 27 tahun tiga bulan. Putusan ini mencatatkan sejarah sebagai kali pertama seorang mantan presiden Brasil dihukum karena melakukan kejahatan terhadap demokrasi.
Langkah penahanan ini semakin mengukuhkan ketegangan politik yang terjadi di Brasil pasca-pemerintahan Bolsonaro, sekaligus mencerminkan komitmen institusi peradilan dalam menegakkan hukum terhadap mantan pemimpin tertinggi negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Jadwal Pemadaman Listrik di Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Bantul Januari 2026, Cek Lokasi dan Waktu Layanan
- BMKG Prediksi Hujan Dominasi Cuaca Jogja Rabu Ini
- Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul 21 Januari 2026
- MLSC 2025-2026 Rambah Kalimantan, Bayan Peduli Perluas Pembinaan Putri
- Simak Jadwal SIM Keliling di Jogja 21 Januari 2026
- Real Madrid Mengamuk di Bernabeu, Hantam Monaco 6-1 di Liga Champions
- DAMRI Buka Rute PP Jogja-Semarang, Lewati Borobudur hingga Kota Lama
Advertisement
Advertisement



