Advertisement
18 Mahasiswa Unsil Terluka Akibat Gazebo Kampus Ambruk
Sebuah bangunan gazebo tiba-tiba ambruk menyebabkan 18 mahasiswa luka-luka dan ada juga mengalami trauma. Peristiwa itu terjadi di lingkungan kampus Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, TASIKMALAYA—Sebuah bangunan gazebo tiba-tiba ambruk menyebabkan 18 mahasiswa luka-luka dan ada juga mengalami trauma. Peristiwa itu terjadi di lingkungan kampus Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Kita tetap akan melakukan proses penyelidikan, dan kita akan bekerja sama dengan instansi terkait," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moch Faruk Rozi dilansir Antara, Selasa (18/11/2025).
Advertisement
Ia menuturkan kepolisian sudah mendapatkan laporan adanya bangunan bagian depan ruang baca terbuka Fakultas Ilmu Pendidikan Unsil yang amrbuk menimpa mahasiswa di Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang,
Insiden itu, kata dia, menyebabkan 18 mahasiswa yang sedang beraktivitas di gazebo tertimpa material bangunan sehingga mengalami luka-luka, dan satu orang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena luka berat.
"Itu menyebabkan 18 korban jiwa, namun dari 18 korban jiwa itu terdiri dari 17 luka ringan, satu yang luka berat, dan yang luka berat itu sekarang sedang dirawat di salah satu rumah sakit," katanya.
Ia menyampaikan jajarannya sudah melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), kemudian memeriksa sejumlah saksi dan juga korban.
Hasil temuan sementara di lapangan, bangunan tersebut dibangun sejak lima tahun lalu, kondisi material bangunan ditemukan sudah ada yang lapuk.
"Bangunan tersebut sudah berdiri khususnya gazebo itu lebih dari lima tahun dan memang pada saat ini setelah kita melaksanakan olah TKP kita menemukan bahwa ada beberapa rangka kayu yang sudah lapuk," katanya.
Ia menambahkan kepolisian akan bekerja sama dengan tim ahli pada bidang konstruksi untuk mengidentifikasi dan menyimpulkan penyebab bangunan tersebut roboh.
Kejadian itu, dipastikan tidak ada korban jiwa, dan saat ini sudah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut yang hasilnya akan disampaikan kembali kepada publik.
"Kita juga telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan CCTV, dan juga ada beberapa orang saksi yang telah diminta keterangan, nanti akan kami 'update' kepada teman-teman [media massa] apa hasil penyelidikan kami," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







