Advertisement
Militer Madagaskar Bentuk Komite Pemerintahan
Toko-toko yang rusak terlihat di Antananarivo, ibu kota Madagaskar, 26 September 2025, di tengah gejolak sosial yang melanda negara itu. (Xinhua) (Xinhua - Sitraka Rajaonarison)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Militer Madagaskar bakal membentuk komite yang terdiri dari perwira militer, gendarmeri (pasukan militer-sipil), dan polisi nasional. Komite ini akan bertindak sebagai presiden.
Hal itu diungkap dalam laporan Agence France-Presse (AFP) pada Selasa (14/10/2025). "Kami akan membentuk sebuah komite yang terdiri dari perwira militer, gendarmeri, dan polisi nasional. Komite ini juga mungkin mencakup pejabat sipil. Komite inilah yang akan bertindak sebagai presiden,” kata Kepala Unit Militer CAPSAT, Kolonel Michael Randrianirina, yang berpihak pada warga yang melakukan aksi protes, kepada AFP.
Advertisement
“Pada saat yang sama, dalam beberapa hari ke depan, kami juga akan membentuk pemerintahan sipil,” tambah Randrianirina.
Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Andry Rajoelina memutuskan untuk membubarkan parlemen di tengah pemungutan suara di Majelis Nasional yang bertujuan untuk mencopotnya dari jabatan.
BACA JUGA
Kemudian, para anggota parlemen berkumpul dan memilih untuk memakzulkan Rajoelina. AFP melaporkan bahwa militer Madagaskar telah mengambil alih kekuasaan.
Militer Madagaskar juga dilaporkan telah membubarkan semua bentuk lembaga negara kecuali Majelis Nasional yang merupakan majelis rendah parlemen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Belasan Rip Current Terdeteksi di Parangtritis hingga Pantai Depok
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kemendikdasmen Genjot Optimalisasi Papan Digital Interaktif di Kelas
- Masjid Zayed Solo Siapkan 14.000 Paket Buka Puasa 2026
- BGN Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita di Program MBG
- Long Weekend Imlek 2026, Penjualan Malioboro Lesu
- Kavach Space Jadi Ruang Kolaborasi Kacamata dan Seni
- Libur Imlek 2026, 60.250 Penumpang Padati KAI Daop 7 Madiun
- Organisasi Desa Rapat Bahas PMK Dana Desa dan Kritik Prabowo
Advertisement
Advertisement








