Airlangga Sebut Insentif EV Dikaitkan dengan Kendaraan Nasional
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Tim militer dan penyelamat bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah mereka akibat banjir parah yang terus melanda provinsi Chiang Rai di wilayah utara Thailand./ ANTARA/TNA/py
Harianjogja.com, ISTANBUL - Sebanyak22 orang tewas sementara 369 ribu orang terdampak banjir di 19 provinsi di Thailand akibat hujan deras baru-baru ini, menurut para pejabat pada Selasa (7/10).
Banjir melanda negara tersebut dengan 109.426 rumah tangga, atau 369.724 orang, terdampak, menurut laporan surat kabar The Nation, mengutip Departemen Pencegahan Bencana Thailand.
Setiap rumah tangga terdampak akan menerima 9.000 baht (sekitar Rp4,6 juta) sebagai bagian dari upaya bantuan.
Sebagian besar korban jiwa tercatat di kota Uttaradit dan Ayutthaya, dengan delapan korban jiwa tercatat di masing-masing lokasi.
Lebih dari 790 mesin dan kendaraan bantuan bencana dikerahkan untuk membantu pencegahan banjir, tanggap darurat, operasi penyelamatan, dan upaya pemulihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Anadolu
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.