Ketua Koperasi BLN Ditangkap, Penghimpunan Dana Ilegal Diusut
Ketua Koperasi BLN diamankan Satgas PASTI terkait dugaan penghimpunan dana ilegal dengan tawaran bunga simpanan hingga 4,17 persen per bulan.
Truk terendam banjir yang terjadi di Nepal./istimewa-RRI.co.id
Harianjogja JAKARTA—Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Nepal bertambah menjadi 616 orang. Kepolisian Nepal juga melaporkan 2.301 orang mengalami luka-luka dan sekitar 2.500 orang masih belum diketahui keberadaannya.
Data tersebut disampaikan Kepolisian Nepal pada Sabtu (29/8/2026) waktu setempat. Para korban yang masih hilang berada di kawasan perbatasan Nepal dan China, termasuk puluhan warga Amerika Serikat serta sejumlah warga negara asing lainnya.
Bencana banjir bandang juga menerjang wilayah perbatasan China. Salah satu pejabat China yang dikutip media pemerintah setempat mengatakan belum ditemukan tanda-tanda korban selamat di pos perbatasan China yang diterjang gelombang banjir dahsyat pada awal pekan ini.
Bahkan, tidak ada bangunan yang masih dapat dikenali di area yang terdampak bencana tersebut.
Salah satu rekaman pada Rabu memperlihatkan dahsyatnya banjir yang menerjang sebuah gedung administrasi besar di Pelabuhan Gyirong. Arus banjir menyeret kendaraan-kendaraan berukuran besar di kawasan tersebut.
Tim penyelamat China tiba di pelabuhan darat itu pada Jumat sore. Lokasi Pelabuhan Gyirong berada di ketinggian lebih dari 3.800 meter di atas permukaan laut.
“Bangunan-bangunan yang berada di zona terdampak tanah longsor sebagian besar telah rata dengan tanah dan tidak ada bentuk bangunan yang dapat dikenali,” kata Liu Maolin, pemimpin tim penyelamat, kepada stasiun televisi pemerintah China, CCTV.
Tim Penyelamat Hadapi Medan Ekstrem
Hingga Sabtu, belum ada korban selamat yang ditemukan di lokasi tersebut. Meski demikian, Liu memastikan tim penyelamat tetap melanjutkan pencarian selama masih terdapat kemungkinan korban dapat ditemukan.
Tim penyelamat harus bekerja dalam kondisi medan dan cuaca yang ekstrem. Mereka juga membawa peralatan dengan bobot mencapai puluhan kilogram selama menjalankan operasi pencarian.
Menurut laporan China Emergency Management News, kondisi ketinggian lokasi membuat aktivitas fisik menjadi sangat berat. Bahkan berjalan beberapa langkah dapat memicu sesak dada, kesulitan bernapas, pusing hingga sakit kepala.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih dilakukan untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya sekaligus memastikan kondisi di kawasan terdampak bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Ketua Koperasi BLN diamankan Satgas PASTI terkait dugaan penghimpunan dana ilegal dengan tawaran bunga simpanan hingga 4,17 persen per bulan.
Pemkab Bantul menyiapkan Rp2,4 miliar untuk membangun sekitar 16 sumur bor di wilayah rawan kekeringan melalui APBD Perubahan 2026.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan