Aturan Baru X: Cuitan Dibatasi, Pengguna Diminta Berlangganan
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim. Antara
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan dukungan negaranya pada rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump di Gaza masih terbatas karena menunggu kepastian kebebasan Palestina.
"Mengenai perjanjian [rencana perdamaian Trump] itu, saya nyatakan dukungan terbatas. Karena kita masih mau lihat jaminan kebebasan dan kemerdekaan Palestina," kata Anwar dalam pernyataan video yang dilihat di Kuala Lumpur, Sabtu (4/10/2025).
Dia mengatakan keputusan Malaysia akan terkait pula dengan keputusan negara-negara Arab-Islam dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Sejauh ini, Hamas telah meminta agar Israel menghentikan serangan, membebaskan tawanan Palestina, dan memberikan akses terhadap bantuan kemanusiaan, yang menurut Anwar perlu dijelaskan lebih terperinci.
Dia juga mengatakan bahwa aspek dan dimensi yang terpenting saat ini adalah kebijaksanaan dan kesabaran yang tinggi, terutama untuk menghentikan serangan dengan segera, menjamin situasi aman, dan membuka akses bagi bantuan kemanusiaan.
Anwar menyatakan bahwa negara-negara Arab, terutama Qatar, Turki dan dunia Islam memegang peranan penting untuk memastikan gencatan senjata berjalan permanen dan menghidupkan kembali peluang untuk penyelesaian konflik secara politik.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga dinilainya memikul tanggung jawab yang besar, khususnya memberi tekanan kepada Israel agar tunduk dan menghormati kewajibannya, serta mesti memberi ruang dan peluang bagi diplomasi.
"Pada akhir bulan ini, saya akan menyambut kedatangan Presiden Trump ke Kuala Lumpur, bertepatan dengan KTT Asia Timur, dan sidang ASEAN-AS," kata Anwar.
Dia mengatakan dirinya menanti dan mengharapkan ruang dialog dan wacana terbuka tentang bagaimana Malaysia, bersama para anggota ASEAN lainnya, dapat menyumbang gagasan tentang dunia yang adil dan damai, yang mencakup serta menjamin hak rakyat Palestina dan negara Palestina yang berdaulat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.