Advertisement
7 Tuntutan Demo Ojol Hari Ini, Hapus Multi Order hingga Copot Menhub
Arsip foto - Sejumlah pengemudi ojek online berunjuk rasa di alun-alun Serang, Banten, Senin (12/9/2022). ANTARA FOTO - Asep Fathulrahman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Aliansi Pengemudi ojek online bakal menggelar aksi demo hari ini, Rabu (17/9/2025) di kawasan Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan, setelahnya ke kawasan DPR. Ada 7 tuntutan yang disampaikan, salah satunya desakan mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengatakan aksi unjuk rasa bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional, 17 September 2025. Aksi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.
Advertisement
“Kami mulai dari markas Garda di Cempaka Mas Jakarta Pusat jam 10.00 WIB, lanjut ke Istana Presiden dan Kemenhub, terakhir di DPR RI jam 12.00 WIB sampai 13.00 WIB,” kata Igun dikutip Bisnis, Rabu (17/9/2025).
Igun menyebut massa dari aliansi mahasiswa, BEM UI, dan komunitas ojol akan bergabung dalam aksi ini. Sebagai bentuk solidaritas, sejumlah driver ojek online akan mogok kerja sehingga Igun mengimbau agar masyarakat mencari alternatif transportasi.
BACA JUGA: Warga Mangir Keluhkan Perusahaan Menara Seluler Belum Bayar Sewa
7 Tuntutan Demo Ojek Online
1. RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025-2026. Meski sudah masuk Prolegnas 2025, belum diketahui pengesahan menjadi Undang-undang dilakukan.
2. Potongan aplikator 10% harga mati. Saat ini potongan biaya aplikasi oleh perusahaan seperti Gojek, Grab, dan Maxim tercatat sebesar 20%. Artinya, jika penumpang membayar layanan Rp20.000, pengemudi hanya akan mendapatkan Rp16.000.
3. Regulasi tarif pengantaran barang dan makanan.
4. Pemerintah melakukan audit investigatif terkait potongan 5% yang telah diambil oleh aplikator.
5. Penghapusan sejumlah fitur seperti multi order, slot, argo aceng, serta fasilitas member dalam aplikasi.
6. Pencopotan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi karena dinilai menyebabkan kemunduran dalam dunia transportasi, khususnya ojol.
7. Pengusutan tuntas tragedi 28 Agustus 2025 yang merenggut nyawa Affan Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
Advertisement
Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Kim Jong Un Tegaskan Korea Utara Akan Terus Setia Bersama Rusia
- OPINI: Seni Menghadapi Pertanyaan Stigmatif saat Lebaran
- Pasta Tak Selalu Bikin Gula Darah Melonjak, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
- Bus Damri Tanpa Dokumen Ditahan di Terminal Tirtonadi Solo
Advertisement
Advertisement





