Tifatul Ulfi Wakili Aceh di Piala Dunia Minifootball 2026
Tiga atlet Aceh lolos seleksi Timnas Indonesia untuk Piala Dunia Minifootball 2026, tetapi hanya Tifatul Ulfi yang berangkat ke Turki karena keterbatasan anggar
Geng motor pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap penjual cireng. /Antara.
Harianjogja.com, GARUT—Kondisi tukang cireng korban penculikan komplotan geng motor di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih dalam kondisi kritis karena mengalami penganiayaan.
"Kondisi korban saat ditemukan tidak sadarkan diri, dan mendengkur, dikira mati, dan langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin saat menyampaikan pengembangan kasus penculikan di Garut, Rabu.
Ia menuturkan Irpan (20) warga Kecamatan Cikajang adalah korban penculikan yang dilakukan oleh komplotan berjumlah empat orang, satu di antaranya perempuan, di wilayah Cikajang pada Senin (8/9) sore. Tim gabungan kepolisian, berhasil menemukan keberadaan korban, dan juga pelakunya yang ternyata dibawa ke daerah Kota Cimahi dengan kondisi korban cukup mengenaskan di dalam mobil pelaku.
"Saat kami menemukan keberadaan pelaku, ternyata korban belum dikeluarkan, masih berada di dalam mobil yang kondisinya luka lebam dan berdarah," katanya.
Ia menyampaikan melihat kondisi korban cukup parah dan tidak bisa diajak bicara, akhirnya petugas membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kondisi terbaru saat ini, kata dia, korban masih belum sepenuhnya pulih, dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut atas kejadian penculikan dan kekerasan yang menimpanya. "Korban masih dirawat, belum bisa dimintai keterangan, karena memang kondisinya parah," katanya.
Joko menyampaikan peristiwa itu bermula ketika korban berjualan cireng di Jalan Raya Cikajang, Senin (8/9) sore, kemudian datang seorang pelaku perempuan yang berpura-pura membeli cireng, lalu memintanya untuk diantarkan ke mobil.
Tanpa curiga, korban mengantarkan pesanan tersebut. Namun ternyata pelaku sudah bersiap-siap dan menyeret korban untuk masuk ke dalam mobil. Warga yang mengetahui itu melakukan perlawanan, namun pelaku saat itu mengaku sebagai polisi.
Hasil penyelidikan tim gabungan dengan Polda Jabar akhirnya dapat diketahui keberadaan pelaku yakni inisial IA (25), kemudian AH (27), AM (30), dan UU (40) warga Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, yang ditangkap di Cimahi, Selasa (9/9) dini hari.
"Pelaku berhasil ditangkap di Cimahi, awalnya ditangkap dua orang, kemudian dikembangkan, dan akhirnya semua ditangkap," katanya.
BACA JUGA: 3 Sekolah di Kota Jogja Jadi Percontohan Pangan Sehat
Terkait motif pelaku menculik korban karena masalah asmara salah seorang pelaku yang cemburu terhadap korban karena ada hubungan asmara dengan istrinya saat korban bekerja di daerah Cimahi.
Akibat perbuatannya, kini tersangka mendekam di Rumah Tahanan Polres Garut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 328 tentang penculikan, dan atau 170 tentang kekerasan terhadap orang lain dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga atlet Aceh lolos seleksi Timnas Indonesia untuk Piala Dunia Minifootball 2026, tetapi hanya Tifatul Ulfi yang berangkat ke Turki karena keterbatasan anggar
Sebanyak 22 sekolah di Kulonprogo dilaporkan kesulitan air bersih saat kemarau. SDN Jatiroto mengandalkan bantuan droping air dari BPBD.
Survei IPO menempatkan Meutya Hafid di posisi ke-10 menteri berkinerja terbaik dengan 5,9% dalam survei nasional Oktober 2026.
Sebanyak 27,6% perjalanan penumpang kereta api menuju Jogja bertujuan wisata. KAI mencatat jutaan penumpang di Stasiun Jogja dan Lempuyangan.
Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 mencapai 79,42% per 22 Oktober 2026. Kementerian PU menargetkan proyek rampung akhir 2027.
SSB Bapack Jogja menjadi wadah para bapak belajar sepak bola, menjaga kebugaran, memperluas pertemanan, dan menghidupkan mimpi masa kecil.