Advertisement

Perusahaan Hyundai Digrebek, Menlu Korsel Terbang ke AS

Newswire
Minggu, 07 September 2025 - 06:17 WIB
Sunartono
Perusahaan Hyundai Digrebek, Menlu Korsel Terbang ke AS Hyundai Ioniq 5 / Hyundai

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun akan bertolak ke Washington guna membahas penahanan ratusan warga negaranya di pabrik baterai Hyundai di negara bagian Georgia, Amerika Serikat.

Pada Jumat (5/9/2025), Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan Georgia mengumumkan bahwa negara bagian tersebut telah melaksanakan surat perintah penggeledahan federal berskala besar di sebuah fasilitas Hyundai di Georgia dan menahan setidaknya 475 pekerja ilegal.

Advertisement

BACA JUGA: Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 7 September 2025: Dari Stasiun Palur ke Lempuyangan dan Tugu

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan setidaknya 300 di antaranya adalah warga negara Korea Selatan.

"Kami sangat prihatin dan merasa sangat bertanggung jawab terhadap penangkapan warga negara kami... Kami akan segera membahas pengiriman seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri ke lokasi tersebut," katanya.

"Jika perlu, saya akan secara pribadi pergi ke Washington untuk berkonsultasi dengan pemerintah AS," ujar Cho seperti dikutip Yonhap dalam pertemuan darurat kementerian tersebut.

Menlu Korsel tersebut juga mengonfirmasi data jumlah warga negara Korea Selatan yang ditahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru

Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru

Jogja
| Kamis, 26 Maret 2026, 14:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement