Advertisement
ECHO Laporkan Korban Jiwa Banjir Pakistan Mencapai 900 Orang
Ilustrasi banjir. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, MOSKOW—Banjir yang melanda Pakistan sejak Juni 2025, menelan korban jiwa hingga 900 orang. Jumlah orang terdampak sebanyak 2,4 juta dan lebih dari satu juta warga mengungsi dari rumah mereka.
Informasi ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Sipil dan Operasi Kemanusiaan Eropa (ECHO), yang juga melaporkan hampir 900 korban jiwa akibat bencana alam tersebut.
Advertisement
"Sejak 26 Juni, hujan monsun deras menghantam sejumlah wilayah di Pakistan, terutama Khyber Pakhtunkhwa (KP) dan Punjab. Provinsi Punjab mengalami banjir terburuk dalam empat dekade terakhir akibat pelepasan air yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Sungai Sutlej, Chenab, dan Ravi," menurut pernyataan ECHO.
"Kondisi ini berdampak pada lebih dari 2,4 juta orang dan membuat lebih dari satu juta penduduk kehilangan tempat tinggal."
BACA JUGA: Nadiem Makarim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook
Hingga 3 September, sebanyak 881 orang dilaporkan meninggal dunia dan 1.176 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana ini.
Dalam 24 jam terakhir, hujan dan banjir menewaskan 17 orang, melukai 29 orang, serta merusak 9.206 rumah, menurut pernyataan ECHO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







