Advertisement
Pesawat Bunga Persada Menabrak Pos di Ujung Bandara Timika dan Terbakar
Pesawat Bunga Persada PAC 750 XTSOL/PK-SNU milik PT Smart Cakrawala Aviation yang gagal mendarat di ujung Runway 12 Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, terperosok ke luar dari landasan, Senin (25/8 - 2025). Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, TIMIKA—Pesawat Bunga Persada PAC 750 XTSOL/PK-SNU terbakar setelah menabrak Pos Pasgat TNI-AU di ujung landas pacu Bandara Aminggaru, Ilaga, lantaran kehilangan kendali sesaat setelah mendarat, Senin (25/8/2025).
Pesawat ini milik PT Smart Cakrawala Aviation gagal mendarat di ujung landasan pacu (runway) 12 Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, Senin petang.
Advertisement
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman di Timika, mengatakan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
"Pesawat sudah dievakuasi dari lokasi kejadian ke tempat yang aman. Kondisi pilot dalam keadaan selamat," kata AKBP Billyandha.
Pesawat nahas itu dipiloti oleh Capten Pilot Yosep. Saat kejadian, kata dia, pesawat tersebut hendak mendarat di Bandara Timika setelah terbang dari Bandara Derapos di Kabupaten Puncak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pesawat tersebut diduga mengalami masalah pada bagian mesin (engine fuilure) hingga terperosok ke luar dari jalur landasan.
BACA JUGA: Pemangkasan Danais Memperlambat Pembangunan Taman Budaya Sleman
"Dari informasi yang kami terima pesawat itu diduga mengalami engine fuilure," kata Kapolres Mimika.
Sebelumnya pada Senin pagi, pesawat Aviasi Puncak PK-PPI jenis Grand Caravan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak terbakar di ujung Bandara Aminggaru, Ilaga.
Pesawat yang dipiloti oleh Andi Reshar dan Kopilot Amianus Wamang tersebut terbakar setelah menabrak Pos Pasgat TNI-AU di ujung landas pacu Bandara Aminggaru, Ilaga, lantaran kehilangan kendali sesaat setelah mendarat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement





