Advertisement
BNPB Klaim Karhutla di 50 Kota Berhasil Ditangani
Arsip-Kebakaran hutan - Harian Jogja - dok
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat membara hebat di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat berhasil dikendalikan tim satuan tugas pemadaman darat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa kebakaran lahan itu terjadi wilayah Nagari Taek Bukik, Payakumbuh, Lima Puluh Kota yang dikonfirmasi api membara pada Minggu (24/8) sore.
Advertisement
“Titik api berhasil dipadamkan pada hari yang sama sebelum meluas lebih jauh, luas lahan yang terbakar sekitar dua hektare,” ujarnya.
Menurut dia, informasi dari tim satuan tugas di lapangan menyebutkan kebakaran diduga dipicu aktivitas perburuan yang dilakukan pada siang hari di lokasi tersebut.
Tim gabungan dari BPBDKabupaten Lima Puluh Kota, Pemadam Kebakaran Posko Mungka, serta aparat nagari saat itu segera diterjunkan lengkap dengan sejumlah mobil tangki air untuk melakukan penyiraman darat memadamkan api.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Apresiasi Capaian Kasus Karhutla Menurun
Dia menilai upaya reaksi cepat ini membuat api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih luas. Kendati demikian BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman karhutla.
“Potensi karhutla masih cukup signifikan meski puncak musim kemarau sudah berlalu di sejumlah wilayah," kata Abdul.
Masyarakat diminta aktif menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
BNPB juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan BPBD setempat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla agar kejadian serupa tidak terulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







