PSIM Bidik Kemenangan atas Madura United di Laga Kandang Terakhir
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Arsip foto - Tentara Israel terlihat di Jalur Gaza. ANTARA/Andolu/pri.
Harianjogja.com, YERUSALEM - Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (20/8) malam memerintahkan militer untuk segera menduduki Kota Gaza.
Israel mengabaikan usulan gencatan senjata dari para perunding yang disampaikan dua hari sebelumnya.
Dalam unggahan di platform X, kantor Netanyahu menyatakan bahwa sebelum mengeluarkan perintah itu, dia telah menginstruksikan agar "jadwal merebut benteng" Hamas dan mengalahkan kelompok perlawanan Palestina itu "dipercepat."
Sebelumnya pada hari yang sama, militer Israel mulai mengirimkan surat panggilan kepada 60.000 tentara cadangan setelah Menteri Pertahanan Katz menyetujui rencana pendudukan Kota Gaza dalam Operasi Gideon’s Chariots 2.
Operasi militer tersebut merupakan kelanjutan dari operasi sebelumnya, di mana Israel melancarkan serangan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Namun, para mantan politisi dan pejabat militer Israel mengakui operasi 16 Mei itu gagal mencapai tujuan utama: menghancurkan Hamas dan membebaskan semua sandera.
Meski demikian, militer Israel mengeklaim telah menguasai 75 persen wilayah Gaza.
BACA JUGA: Konflik Israel-Palestina, Menlu Jerman: Tujuan Kita Jelas Solusi Dua Negara
Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Kabinet Keamanan akan bertemu pada Kamis untuk menyetujui rencana pendudukan Kota Gaza.
"Sementara itu, pembicaraan di balik layar terus berlangsung mengenai kesepakatan sandera. Netanyahu kurang tertarik pada kesepakatan parsial yang telah disetujui Hamas, tetapi dia belum sepenuhnya menutup pintu," menurut laporan harian Israel itu.
Disebutkan, bagi Netanyahu, pendudukan Kota Gaza bisa dipakai untuk "menekan Hamas agar menyetujui kesepakatan komprehensif sesuai syarat Israel: pelucutan senjata Hamas, pengasingan para pemimpinnya, serta pengucilan kelompok itu dari pemerintahan di masa depan."
Menurut laporan Channel 14, militer Israel sudah beroperasi di pinggiran Kota Gaza, termasuk di kawasan permukiman Zeitoun.
Sejak Selasa malam, mereka juga beroperasi di Jabalia, Gaza utara, sebagai persiapan sebelum serangan besar-besaran.
Stasiun TV Israel itu menambahkan bahwa Divisi ke-98 akan kembali dikerahkan ke Jalur Gaza, sehingga total ada lima divisi yang akan terlibat dalam Operasi Gideon’s Chariots 2.
Disebutkan pula, pertemuan Kabinet Keamanan pada Kamis akan memutuskan apakah melanjutkan perundingan atau melancarkan operasi militer penuh untuk menduduki Kota Gaza.
Pernyataan Netanyahu dan rencana operasi militer itu muncul ketika para perunding dari Mesir, Qatar, dan AS terus berupaya menengahi gencatan senjata dan pertukaran tahanan setelah Israel menerima usulan baru yang disetujui Hamas pada Senin.
Usulan, yang belum direspons Israel lebih dari 48 jam itu, mencakup proses mencapai kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang.
Proses tersebut dimulai dengan gencatan senjata 60 hari, pertukaran sejumlah tahanan, penempatan ulang pasukan Israel di Jalur Gaza, serta peningkatan bantuan kemanusiaan.
Namun, Netanyahu pada Selasa menegaskan bahwa "kebijakan Israel tidak berubah; Israel menuntut pembebasan 50 sandera semuanya."
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 62.100 warga Palestina di Jalur Gaza. Agresi militer itu menghancurkan wilayah kantong tersebut yang kini dilanda bencana kelaparan.
Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah Palestina itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Anadolu
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.