Advertisement
Bajrakitiyabha, Putri Kerajaan Thailand Harus Jalani Perawatan
Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, Putri Kerajaan Thailand - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, Putri Kerajaan Thailand pada Selasa (19/8/2025) harus menjalani perawatan karena tekanan darah rendah dan infeksi serius pada aliran darahnya.
Hal ini diungkapkan oleh Biro Rumah Tangga Kerajaan dikutip dari Bloomberg, Rabu (20/8/2025). Putri berusia 46 tahun ini, anak tertua dari tujuh bersaudara Raja Maha Vajiralongkorn, sedang diberikan obat-obatan untuk meningkatkan tekanan darahnya beserta antibiotik.
Advertisement
Ini merupakan informasi kesehatan kedua yang dikeluarkan istana dalam waktu kurang dari seminggu.
Bajrakitiyabha telah tidak sadarkan diri selama hampir tiga tahun setelah pingsan akibat aritmia jantung pada bulan Desember 2022. Peralatan medis kini digunakan untuk membantu ginjal dan pernapasannya.
BACA JUGA: Ada 114 Kebakaran Terjadi di Bantul
Saat ini tim dokter di Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn di Bangkok terus memantau kondisi sang putri secara ketat dan memberikan perawatan penuh.
Bajrakitiyabha dipandang oleh beberapa analis sebagai calon pewaris takhta, yang akan menjadikannya raja perempuan pertama Thailand.
Raja Vajiralongkorn, 73 tahun, belum menunjuk ahli waris sejak naik takhta pada tahun 2016. Sejak sakit, potret Bajrakitiyabha telah dipajang di tempat-tempat umum di negara Asia Tenggara tersebut, dengan pesan-pesan yang mendoakannya agar cepat sembuh.
Bajrakitiyabha meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Cornell, pernah menjabat sebagai diplomat di Austria, memegang berbagai posisi di UN Women dan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan. Ia juga pernah bekerja di kantor jaksa agung, dan berpangkat jenderal di Komando Keamanan Kerajaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







