Advertisement
Mensos Sebut Sekitar 8.000 Siswa Sekolah Rakyat Sudah Mengakses Cek Kesehatan Gratis
Ilustrasi cek kesehatan. - freepik
Advertisement
Hariabjogja.com, LEBAK - Menteri Sosial Saefullah Yusuf menyebut sebanyak 8.000 siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sudah melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk di Kabupaten Lebak.
"Semua siswa Sekolah Rakyat itu harus menjalani cek kesehatan, karena sistem sekolah berasrama atau boarding school," kata Mensos Saefullah Yusuf saat peresmian Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak, Jumat.
Advertisement
"Sekolah Rakyat itu, ada beberapa yang harus diketahui oleh siswa maupun orang tua, yakni pertama wajib melakukan cek kesehatan," katanya.
Pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak-anak, bila mengalami anemia dan sakit gigi dapat dilakukan pengobatan. Semua penyakit tentu ada obatnya, katanya.
Menurut dia, pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa Sekolah Rakyat itu dengan sistem sekolah berasrama, sehingga anak-anak harus sehat.
Misalnya, kata dia, ada siswa yang teridentifikasi positif tuberkulosis atau TB dan bisa menularkan kepada siswa lainnya.
Karena itu, siswa tersebut terlebih dulu menjalani pengobatan dengan kerja sama Dinas Kesehatan daerah setempat hingga sembuh.
"Setelah sembuh total dari penyakit TB maka dikembalikan lagi ke Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.
Menurut dia, berdasarkan hasil CKG siswa Sekolah Rakyat, sebagian besar mengalami sakit gigi karies sekitar 49 persen dan tingkat kebugaran kurang 33 persen.
Selanjutnya, anemia 26 persen, kotoran telinga menumpuk 9 persen, dan lainnya kurang gizi, berat badan kurang dan obesitas 4 persen.
"Kami berharap semua siswa-siswi Sekolah Rakyat itu kondisinya sehat sehingga mereka belajar lebih terkonsentrasi," katanya.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan program Program CKG di Sekolah Rakyat sudah dilakukan dan hasilnya 100 siswa sehat.
Baca juga: Kemensos: 2.007 siswa Sekolah Rakyat dapat PBI-JK per Agustus
"Kami berharap anak-anak sekolah sehat dan tumbuh berkembang, dan selalu memperhatikan akan pentingnya kesehatan," katanya.
Sementara itu, Resti, seorang siswa SRMA 34 Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya dalam kondisi kesehatan baik dan tidak memiliki penyakit akut setelah dilakukan pemeriksaan CKG oleh Dinas Kesehatan setempat.
"Kami selalu menjaga kesehatan dengan olahraga agar kondisi badan bugar dan sehat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement





