60 Pelajar Ikuti Inkubasi Saka Wirausaha DIY, Seleksi Berlanjut
Diskop UKM DIY membuka Inkubasi Saka Wirausaha Tahun Ketiga yang diikuti 60 peserta untuk membentuk mental dan bisnis wirausaha berkelanjutan.
Ratusan pengemudi ojol tengah berjalan kaki untuk menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (17/7/2025). ANTARA/Khaerul Izan
Harianjogja.com, JAKARTA—Ratusan pengemudi ojek daring/online (ojol) mendatangi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jalan Medan Merdeka Selatan, untuk menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (17/7/2025).
Para driver ojol yang menggelar demo tersebut datang sekitar pukul 13.15 WIB. Ratusan ojol mulai berkumpul dengan membawa atribut aksi seperti bendera spanduk, dan juga mobil komando.
BACA JUGA: Mulai 17 Agustus, WNI di Jepang dan China Dapat Melakukan Transaksi Pakai QRIS
Mereka merupakan pengemudi ojol yang tergabung pada Unit Reaksi Cepat (URC) dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Aksi ojol ini tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, terutama yang mengarah ke Gambir karena petugas masih membuka jalan meski sebagian jalur digunakan untuk parkir sepeda motor dan aksi unjuk rasa.
Orator aksi pun meminta kepada para peserta aksi untuk tidak melakukan "sweeping" kepada pengemudi ojol lainnya yang masih beraktivitas seperti biasanya.
Sebelumnya, Sebanyak 1.437 personel Polri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa ojek online/daring (ojol) di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.
"Kami minta pengunjuk rasa ikuti aturan serta arahan petugas keamanan yang ada di lapangan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, pengamanan diawali dengan apel pasukan pada pukul 08.00 WIB di Pos Polisi Merdeka Barat. Susatyo mengatakan, pihaknya siap mengawal aksi penyampaian pendapat tersebut dengan pendekatan humanis dan profesional.
"Kami mengimbau kepada seluruh orator untuk menenangkan massa, tidak memprovokasi, dan tidak memancing massa lainnya berbuat anarkis," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Diskop UKM DIY membuka Inkubasi Saka Wirausaha Tahun Ketiga yang diikuti 60 peserta untuk membentuk mental dan bisnis wirausaha berkelanjutan.
Mercedes menolak menerapkan team order menjelang GP Hungaria 2026 saat Kimi Antonelli memimpin klasemen dan Ferrari mulai memberi tekanan.
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.