Advertisement
Ratusan Orang Ikut Seleksi Kualitas Calon Anggota Komisi Yudisial 2025-2030
Kantor Komisi Yudisial. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Tahap seleksi kualitas calon anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2025–2030 diikuti 166 di Gedung Pusat Pengembangan Kompetensi ASN, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota KY Dhahana Putra menjelaskan seleksi kualitas dimulai pukul 08.00 WIB hingga 12.15 WIB, terdiri atas pengerjaan soal pilihan ganda dan penulisan makalah.
Advertisement
“Setelah itu kalau dinyatakan lulus, maka mereka akan lanjut untuk kegiatan berikutnya, yaitu asesmen yang dilakukan oleh asesmen profesional. Kita kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengukur, melihat kondisi psikis maupun juga yang lain,” kata Dhahana saat konferensi pers.
Pansel telah membuka pendaftaran calon anggota KY pada tanggal 2 hingga 23 Juni 2025. Sampai dengan penutupan masa pendaftaran, tercatat sebanyak 236 orang mengajukan lamaran.
Dari 236 pendaftar itu, sebanyak 176 orang di antaranya dinyatakan lulus seleksi administrasi yang terdiri atas 141 orang laki-laki dan 35 orang perempuan.
Berdasarkan profesi, peserta yang lolos seleksi administrasi berasal dari kalangan akademisi, hakim atau mantan hakim, praktisi, jaksa, Polri, TNI, PNS, swasta, hingga mantan petinggi lembaga lain seperti KPK.
BACA JUGA: Harga Beras Premium di Bantul Naik, Dijual Rp12.000 hingga Rp13.800 Tergantung Jenis
Namun, 10 orang tercatat tidak hadir dalam seleksi kualitas sehingga total peserta yang mengikuti tahapan kedua ini berjumlah 166 orang.
Dhahana menuturkan bahwa hasil dari seleksi kualitas akan diumumkan pada Rabu, 16 Juli 2025 melalui laman resmi Kementerian Sekretariat Negara dan Administrasi Panitia Seleksi Elektronik (APEL).
Setelah itu, peserta yang lulus seleksi kualitas akan mengikuti tahapan asesmen hingga pemrofilan (profiling). Pada tahapan profiling tersebut, pansel akan memeriksa rekam jejak para calon anggota KY guna memastikan mereka terbebas dari persoalan hukum.
“Dalam konteks rekam jejak ini kami pun juga akan berkoordinasi kepada instansi berbagai terang kait seperti KPK, BNN, BNPT, BIN, dan tentunya teman-teman civil society (masyarakat sipil),” imbuh Dhahana.
Tahap berikutnya ialah tes wawancara dan kesehatan. Dari hasil tes itu, pansel akan mengusulkan tujuh nama calon anggota KY kepada Presiden Prabowo Subianto untuk selanjutnya diteruskan kepada DPR RI.
“Kami berupaya untuk mengusulkan calon-calon anggota KY ini yang sudah clear and clean (jelas dan bersih) terhadap pelaksanaan tugas ke depannya,” kata Dhahana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







