Advertisement
Presiden Prabowo Minta Bahlil Segera Realisasikan Proyek Hilirisasi
Presiden Prabowo Subianto. - YouTube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera merealisasikan dimulainya pembangunan proyek hilirisasi atau dilakukan groundbreaking.
Dalam pertemuan bersama sejumlah jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, Bahlil mengatakan bahwa Presiden menyoroti percepatan hilirisasi yang telah menjadi prioritas pemerintah dan meminta untuk segera memulai implementasi proyek-proyek hilirisasi strategis.
Advertisement
"Bapak Presiden sudah berencana untuk dari sekian project hilirisasi itu sudah harus ada yang dilakukan groundbreaking untuk diimplementasikan," kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025).
BACA JUGA: Akibat Hujan Deras Berangin, 8 Daerah Irigasi di Sleman Rusak
Bahlil memerinci proyek hilirisasi yang diharapkan segera dimulai, yakni nikel untuk membangun ekosistem baterai kendaraan listrik, serta pengembangan proyek DME (dimethyl ether) untuk substitusi energi. Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga meminta percepatan hilirisasi yang menjadi prioritas pemerintah.
Guna meningkatkan lifting minyak dan gas bumi, Bahlil juga mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri acara pertemuan dan pameran Kontraktor K3S dari 46 negara. "Besok itu adalah ada acara besar yang dihadiri oleh 46 negara kontraktor K3S dalam rangka meningkatkan lifting," kata Bahlil.
BACA JUGA: SPPG Skema BUMDes DIY Bakal Direplikasi di Daerah Lain
Pertemuan ini menandai keseriusan pemerintah dalam mengakselerasi transformasi industri dan ketahanan energi nasional sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi jangka panjang. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Borneo FC Waspada, PSIM Jogja Datang ke Segiri dengan Tekad Bangkit
- Marbot Masjid di Wates Temukan Pria Meninggal di Kamar Mandi
- Audit Polda DIY Ungkap Dugaan Kelalaian Pengawasan di Polresta Sleman
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
Advertisement
Advertisement



