Tim Penggerak PKK Magelang Bina 35 Desa, Fokus Kesehatan dan Ekonomi
Pemkab Magelang mendorong TP PKK memperkuat kesehatan keluarga, pencegahan stunting, ekonomi rumah tangga, dan perlindungan anak.
Ilustrasi polisi menangkap kriminal (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk memberantas preman yang dinilai semakin marak dan meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta iklim investasi nasional, Polri menggelar operasi kepolisian secara besar-besaran berbasis kewilayahan serentak sejak 1 Mei 2025.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan digelarnya operasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram dengan nomor STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia.
Brigjen Pol waTrunoyudo menegaskan bahwa operasi ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh,” katanya.
Operasi ini, kata dia, dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan intelijen, preemtif, dan preventif.
BACA JUGA: SMKN 4 Jogja Bantah Tolak Program MBG, Hanya Terkendala Pendistribusian
Lalu, jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan di antaranya adalah pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.
“Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan ditindak tegas. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, terutama bagi para pelaku usaha di Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol Trunoyudo menuturkan bahwa Polri akan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan operasi ini.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor adalah hal yang penting guna menjamin keberhasilan operasi dan menciptakan stabilitas jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Magelang mendorong TP PKK memperkuat kesehatan keluarga, pencegahan stunting, ekonomi rumah tangga, dan perlindungan anak.
Singapura mengaktifkan subsidi pengobatan akibat kabut asap mulai 12 Oktober 2026. Simak syarat penerima, batas biaya, dan penyakit yang ditanggung.
Para warga Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara antusias melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada program dokter spesialis keliling
Daniel Marthin mengalami cedera siku saat latihan sehingga Leo/Daniel mundur dari Denmark Terbuka 2026. Prancis Terbuka menjadi target berikutnya.
Portal pembatas ketinggian di Ring Road Utara Maguwoharjo, Sleman, dilepas setelah tertabrak truk kontainer. Skema pengalihan kendaraan masih dibahas.
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.