Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, SALATIGA—Seorang pria misterius yang belum diketahui identitasnya, ditemukan meninggal dunia saat menyantap nasi kucing di warung angkringan milik Aris Susanto, Jalan Hasanudin, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga,Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (19/4/2025).
Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 02.30 WIB, di lesehan warung tersebut. Plh Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo mengatakan, saat ditemukan, korban tidak membawa identitas. Adapun korban memiliki ciri-ciri laki-laki, berumur sekitar 60 tahun, tinggi badan 169 cm, kulit sawo matang, rambut lurus.
Kronologi kejadian tersebut berawal pada Sabtu (19/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, pemilik warung membuka warungnya. Kemudian sekitar pukul 02.15 WIB, datang korban sendirian dan memesan nasi kucing dan duduk di lesehan trotoar samping warung dan memakan nasi yang dipesannya.
BACA JUGA: Terungkap CCTV Temuan Mayat Wanita Wonogiri di Sungai Code, Ada Aktivitas Mencurigakan
”Selanjutnya sekira pukul 02.30 WIB, pembeli lain melihat korban terduduk lemas di trotoar, kemudian mengecek nadi di tangan korban. Namun ternyata tidak diketemukan nadi, mengetahui hal tersebut selanjutnya pembeli tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidomukti,” terang Ipda Sutopo, Sabtu (19/4/2025).
Petugas piket Polsek Sidomukti, bersama SPKT Polres Salatiga dan Unit Identifikasi Polres Salatiga dan dua anggota PMI Kota Salatiga mendatangi dan melaksanakan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Adapun jenazah dengan ciri-ciri mengenakan kaus warna hitam bertulisan Djokdja dan baju lengan panjang warna coklat motif garis warna merah dan biru, mengenakan celana pendek warna coklat.
BACA JUGA: Mayat Warga Sleman Ditemukan di Kali Code, Awalnya Dikira Boneka
”Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Salatiga untuk dilakukan pemeriksaan oleh Dokter. Pada saat dilakukan olah TKP tidak diketemukan identitas apapun,” ungkap Ipda Sutopo.
Saat dilakukan Pemeriksaan Identitas melalui sidik jari oleh Indentifikasi Polres Salatiga juga tidak ditemukan data diri korban. Kemudian hasil pemeriksaan dari dokter RSUD Salatiga, tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.
”Saat dilakukan pemeriksaan luar oleh Dokter Jaga di Rumah sakit Umum Daerah Salatiga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.