Advertisement
Tim USAR Indonesia Temukan Dua Jenazah Korban Gempa Myanmar
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi / StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Dua jenazah korban gempa Myanmar yang tertimbun material bangunan yang runtuh, kembali ditemukan Tim Urban Search and Rescue (USAR) Indonesia, Jumat (4/4/2025) waktu setempat.
"Hari ini tim USAR kembali menemukan dua korban meninggal dunia yang tertimbun reruntuhan bangunan,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat malam.
Advertisement
Atas penemuan tersebut maka, menurut dia, sudah sebanyak lima orang korban yang berhasil ditemukan oleh tim USAR Indonesia yang baru memulai dua hari operasi SAR di Naypyidaw.
Sebelumnya, tim USAR yang terdiri dari personel terlatih dari Basarnas Special Grup (BSG), TNI- Polri itu sudah menemukan dan mengevakuasi tiga jasad korban, yang tertimbun material bangunan runtuh karena guncangan gempa bumi dangkal berkekuatan 7,7 magnitudo, pada Jumat (28/3/2025).
"Sejauh ini pelaksanaan tugas cukup baik, terkait berkoordinasi terus dilakukan dengan otoritas pemerintah Myanmar,” kata Suharyanto, yang sedang berada di Myanmar sebagai delegasi untuk meninjau operasi USAR sekaligus mengantarkan langsung bantuan kemanusiaan tahap ke tiga dari Pemerintah Indonesia untuk masyarakat korban bencana di Myanmar.
Adapun penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia itu dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.
Selain itu juga turut hadir Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Husni, dan bersama perwakilan Kementerian Luar Negeri, hingga Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Indonesia.
Delegasi berikut barang bantuan dari Indonesia itu diterima langsung oleh Deputy Minister For Ministry of Social Welfare Relief and Resettlement Myanmar, Soe Kyi, dan Win Thu Htet, selaku Head of International Court of Justice Court Unit Department of Consular and Legal Affairs Ministry of Foreign Affairs.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
Advertisement
Advertisement








