Advertisement
Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
Ilustrasi kondisi lalu lintas di Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, Kamis (3/4/2025). (ANTARA - HO/Astra Tol Cipali)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada arus balik menuju Jakarta, jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Cirebon Jawa Barat mengalami peningkatan volume kendaraan dengan rata-rata 1.400 kendaraan per jam yang melintas pada Kamis (3/4/2025).
Menurut Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo terdapat 20.500 unit kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikopo dari arah Cirebon menuju Jakarta sejak 00.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Advertisement
BACA JUGA: Emak-Emak Naik Motor Nekat Ingin Masuk Tol Joglo di Prambanan
“Peningkatan arus balik ini sejalan dengan berakhirnya masa libur panjang, di mana banyak pemudik mulai kembali ke Jakarta dan sekitarnya,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa pergerakan kendaraan yang meningkat itu diprediksi akan terus berlangsung hingga malam hari nanti.
Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga instansi, rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) akan diberlakukan pada 14.00 WIB dengan sterilisasi jalur mulai 12.00 WIB.
Arus kendaraan yang menuju Cirebon melalui Gerbang Tol Cikopo tercatat 16 ribu unit dalam periode yang sama, dengan rata-rata 1.200 kendaraan per jam.
“Meski terdapat lonjakan jumlah kendaraan, kondisi lalu lintas di kedua arah masih terpantau ramai lancar,” ujarnya.
Ardam menuturkan untuk penerapan rekayasa arus lalu lintas masih bergantung pada diskresi kepolisian. Keputusan ini diambil berdasarkan pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time di lapangan.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kebijakan one way, yang pelaksanaannya dapat menyesuaikan kondisi di lapangan," katanya.
Para pengguna jalan diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Selain itu, kepadatan di beberapa titik juga diantisipasi dengan berbagai strategi manajemen lalu lintas. Dia juga mengimbau agar pengguna jalan agar menggunakan bahu jalan secara bijak hanya dalam kondisi darurat.
Hal itu bertujuan untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. “Pengguna jalan juga disarankan untuk memanfaatkan tempat istirahat di luar gerbang tol guna menghindari kepadatan di rest area,” ucap dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
Advertisement
Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Kim Jong Un Tegaskan Korea Utara Akan Terus Setia Bersama Rusia
- OPINI: Seni Menghadapi Pertanyaan Stigmatif saat Lebaran
- Pasta Tak Selalu Bikin Gula Darah Melonjak, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
- Bus Damri Tanpa Dokumen Ditahan di Terminal Tirtonadi Solo
Advertisement
Advertisement







