Advertisement

Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 03 April 2025 - 10:27 WIB
Maya Herawati
Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang Seismograf gempa bumi - Ilustrasi - StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan adanya ancaman gempa dahsyat dalam sebuah laporan, yang di dalamnya menyebutkan perkiraan korban jiwa bisa mencapai 300.000 orang.

Gempa itu telah lama diantisipasi di lepas pantai Pasifiknya yang dapat memicu tsunami yang dahsyat, hingga runtuhnya ratusan bangunan.

Advertisement

Tahun lalu, Jepang mengeluarkan peringatan gempa besar pertamanya bahwa ada "peluang yang relatif lebih tinggi" dari gempa berkekuatan 9 skala Richter di palung, setelah gempa berkekuatan 7,1 skala Richter.

Seperti dikutip dari Reuters, gempa itu juga bisa memicu ekonomi Jepang dapat merugi hingga $1,81 triliun.

Kerusakan ekonomi diperikarakan 270,3 triliun yen, atau hampir setengah dari total produk domestik bruto (PDB) negara itu, meningkat tajam dari perkiraan sebelumnya sebesar 214,2 triliun yen karena perkiraan baru tersebut memperhitungkan tekanan inflasi dan data medan dan tanah yang diperbarui yang telah memperluas area banjir yang diantisipasi.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini

Jepang adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, dan pemerintah melihat sekitar 80% kemungkinan gempa berkekuatan 8 hingga 9 skala Richter di sepanjang zona dasar laut yang bergetar yang dikenal sebagai Palung Nankai.

Berdasarkan skenario terburuk, berdasarkan potensi gempa berkekuatan 9 skala Richter di wilayah tersebut, Jepang kemungkinan akan mengalami 1,23 juta pengungsi atau 1% dari total populasinya.

Sebanyak 298.000 orang dapat meninggal akibat tsunami dan bangunan runtuh jika gempa terjadi larut malam di musim dingin, menurut laporan tersebut.

Palung tersebut berada di lepas pantai Pasifik barat daya Jepang dan membentang sejauh sekitar 900 km (600 mil), tempat Lempeng Laut Filipina menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Akumulasi tekanan tektonik dapat mengakibatkan gempa besar kira-kira sekali dalam 100 hingga 150 tahun.

Gempa berkekuatan 9 skala Richter pada tahun 2011 yang memicu tsunami dahsyat dan kehancuran tiga reaktor di pembangkit listrik tenaga nuklir di timur laut Jepang menewaskan lebih dari 15.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal Terbaru Kereta Api Prameks Hari Ini Jumat 4 April 2025

Jogja
| Jum'at, 04 April 2025, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Dusun Mlangi dan Jejak Islam di Jogja

Wisata
| Minggu, 23 Maret 2025, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement