Advertisement
Waspada! 2 Tipe Penyakit Ini Rentan Dialami Pemudik
Barisan kendaraan yang didominasi roda empat mengular di Pertigaan Kranggan, Bokoharjo atau di selatan Candi Prambanan, Sleman, Jumat (12/4/2024). Polda DIY memprediksi puncak arus kendaraan pada Minggu (14/4/2024).Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG—Saat mudik, biasanya ada dua tipe penyakit yang rentan menyerang masyarakat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk lebih mewaspadai agar perjalanan mudik Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi tetap nyaman dan kondusif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan penyakit yang rentan menyerang para pemudik biasanya sakit perut atau diare dan pilek. Kemudian, kelompok kedua biasanya pemudik yang terserang pusing dan pegal-pegal.
Advertisement
Baca Juga: Polda DIY Prediksi Puncak Arus Mudik Masih Terjadi di DIY Hari Ini
"Kita lihat di mudik ini, ada dua kelompok masyarakat (sakit), pertama sakit perut, diare, pilek, karena bakteri masuk ke tubuh, bisa saat makan. Sehingga, jangan lupa sebelum makan cuci tangan dulu, kalau batuk pilek, dianjurkan pakai masker supaya kuman tidak masuk ke tubuh," jelas di Tangerang, Sabtu (29/3/2025).
Ia menuturkan dalam kelompok rentan biasanya terserang pusing, pegal-pegal, sakit kepala, yang mana penyebabnya darah tinggi dan gula darah tinggi.
"Tadi sempat tanya ke pemudik, banyak juga yang mengeluhkan pusing, pegal-pegal, sakit kepala. Ini penyebabnya darah tinggi dan gula darah tinggi. Makanya, kita imbau agar menjaga kesehatannya," ujarnya.
Dia mengimbau kepada para pemudik agar menggunakan fasilitas pelayanan cek kesehatan yang dihadirkan di setiap terminal, bandara, dan pelabuhan. Sehingga sebelum menaiki transportasi untuk melanjutkan perjalanan mudik, bisa lebih dulu mengecek kondisi kesehatan.
"Saat ini setiap bandara, pelabuhan, ada cek kesehatan gratis, bisa lihat tekanan darah, gula darah dan Insya Allah perjalanan lancar, karena kita tahu, mudik ini butuh istirahat yang cukup, mengingat kurang tidur juga saat sahur," kata dia.
Baca Juga: H-4 Lebaran, Jumlah Penumpang di Terminal Giwangan Tembus 14.000
Dalam hal ini, Menteri Budi ikut serta dalam memantau dan mengecek fasilitas pelayanan pergerakan penumpang penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Seluruh fasilitas dan layanan di Bandara Soetta dalam keadaan siap untuk melayani para penumpang penerbangan di bandara itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
Advertisement
Advertisement





