Advertisement
PMI Upayakan Stok Darah Terjaga Saat Libur Lebaran
Transfusi darah - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk menjaga stok darah saat Ramadan dan Libur Lebaran, Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan sejumlah, seperti di Jember dan Makassar, melalui kegiatan donor darah usai Shalat Tarawih.
Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Linda Lukitari Waseso mengatakan selama bulan Ramadan PMI sering menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan stok darah.
Advertisement
Meski data spesifik tentang kesiapan stok darah PMI secara nasional untuk Ramadan dan mudik Lebaran 2025 belum tersedia, katanya, namun upaya-upaya antisipasi telah dilakukan.
"Contoh PMI Jember, misalnya, memastikan ketersediaan stok darah selama Ramadan dan Lebaran dengan mengadakan donor darah di masjid-masjid setelah Shalat Tarawih," kata Linda, Sabtu (22/3/2025).
BACA JUGA: Menjelang Lebaran, Harga Bawang Malah Melambung
Kemudian, lanjutnya, PMI Kota Makassar menggerakkan relawan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) untuk menyelenggarakan donor darah di berbagai masjid, termasuk Masjid Al Markaz Al Islamy, guna memenuhi kebutuhan darah selama Ramadan.
Dalam kesempatan itu dia menyebutkan bahwa rekapitulasi stok darah Unit Donor Darah (UDD) PMI secara nasional per 27 Februari 2025 adalah sebagai berikut:
A+ : 25.398 kantong
B+ : 37.127 kantong
O+ : 48.239 kantong
AB + : 12.327 kantong
Terkait dengan posko mudik Lebaran, pihaknya secara rutin mendirikan posko untuk memberikan pertolongan pertama serta antisipasi kecelakaan.
Dikutip dari laman resmi PMI, terdapat 276 titik pos dan 321 ambulan disiapkan di 240 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dengan dukungan 5.973 relawan yang siap siaga membantu pemudik selama periode arus mudik dan arus balik.
Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat Fachmi Idris menyebutkan Pos Siaga Lebaran PMI akan beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran guna memberikan layanan kesehatan dasar, pertolongan pertama, serta dukungan ambulans bagi pemudik yang membutuhkan.
Selain itu, kata Fachmi, PMI juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Jasa Raharja, POLRI, BPBD dan Orari, untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik di berbagai titik strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
- Latihan Pagi Ternyata Lebih Efektif Turunkan Berat Badan
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
- ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Duet Jop dan Franco Terbentuk, PSIM Jogja Masih Bocor di Lini Belakang
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
Advertisement
Advertisement






