Advertisement
Paus Fransiskus Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisinya
Paus Fransiskus bersiap menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024). - Antara
Advertisement
Harianjogja com, JAKARTA—Tim medis memberikan pernyataan terkait kondisi terkini yang masih dirawat di Rumah Sakit Gemelli di Roma karena infeksi polimikroba.
Salah satu dokter yang mengawasi perawatan Paus, Profesor Sergio Alfieri, mengatakan meski kondisi kesehatan Paus masih serius, tetapi tidak ada risiko langsung terhadap nyawanya.
Advertisement
"Apakah ia sudah pulih dari bahaya? Belum. Tetapi jika pertanyaannya adalah 'Apakah ia dalam ancaman kematian?', jawabannya adalah 'tidak," kata Alfieri pada Jumat (21/2).
Paus berusia 88 tahun itu dirawat karena pneumonia di kedua paru-parunya. Fransiskus membutuhkan dukungan oksigen secara berkala, meskipun ia mampu bernapas sendiri dan makan tanpa bantuan.
Kondisinya akan terus dipantau secara ketat dalam beberapa hari mendatang untuk menilai bagaimana tubuhnya merespons perawatan yang sedang berlangsung.
BACA JUGA : Megawati Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan
Dokter menilai Paus akan tetap dirawat di rumah sakit setidaknya hingga pekan depan. Vatikan telah meminta doa untuk kesembuhannya. Konfisi ini adalah keempat kalinya Paus asal Argentina itu dirawat di RS Gemelli.
Pada 2021, Paus Fransiskus menjalani operasi usus besar di rumah sakit tersebut. Ia juga pernah dirawat karena infeksi pernapasan pada 2023, dan meninggalkan rumah sakit setelah tiga hari. Fransiskus kemudian dirawat di rumah sakit beberapa bulan kemudian untuk menjalani operasi perut karena hernia.
Mengundurkan diri
Paus Fransiskus mungkin mengundurkan diri jika ia menghadapi tantangan serius dalam memenuhi tugasnya, kata Kardinal Gianfranco Ravasi kepada radio Italia RTL 102.5 pada Kamis (20/2).
“Tidak diragukan lagi bahwa, jika ia berada dalam situasi di mana kemampuannya untuk melakukan kontak langsung—seperti yang ia sukai—untuk dapat berkomunikasi secara langsung, tajam, dan tegas terganggu, maka saya yakin ia bisa memutuskan untuk mengundurkan diri,” kata Ravasi.
Ia menegaskan semangat Paus untuk terus berjuang, tetapi mengakui kompleksitas masalah kesehatannya yang telah membuatnya dirawat di rumah sakit baru-baru ini.
Kepala Negara Vatikan itu beberapa kali dirawat di rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir, hingga membuat publik berspekulasi tentang kemungkinan pengunduran dirinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Longsor Jalur Clongop Gunungkidul, Tiga Alat Berat Diterjunkan
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Waspada Ukuran Celana Naik, Tanda Awal Bahaya Obesitas Sentral
- Gantikan Sang Ayah, Mojtaba Jadi Calon Kuat Pemimpin Baru Iran
- Efisiensi Rapat, Anggaran Jalan Kulonprogo 2026 Naik Drastis
- Tiga SD di Gunungkidul Absen TKA, Ternyata Belum Miliki Siswa Kelas 6
- Embarkasi Haji YIA, Kulonprogo Siapkan Kantong Parkir dan Stand UMKM
- Sayangi Paru-Paru, Manfaatkan Puasa Ramadan untuk Berhenti Merokok
- Gelandang Prancis PSS Jadi Momok Persela, Injai Tatap 6 Laga Sisa
Advertisement
Advertisement







