Advertisement
Paus Fransiskus Soroti Upah Layak bagi Pekerja Migran di Singapura
Paus Fransiskus / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SINGAPURA—Otoritas Singapura diminta memastikan upah yang layak bagi pekerja asing di negara tersebut. Permintaan ini menurut laporan media Singapura ditegaskan oleh Paus Fransiskus.
"Para pekerja ini memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan harus dijamin upah yang adil," ujar Paus Fransiskus seperti dikutip oleh media SNA pada Kamis (13/9/2024).
Advertisement
Di saat yang sama, ia dilaporkan memuji kebijakan sosial Singapura, serta menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang paling rentan, termasuk warga miskin dan lanjut usia.
BACA JUGA: 15 Korban Keracunan Massal di Kalurahan Patalan Masih Jalani Perawatan
Dalam kunjungannya ke Singapura, Paus mengadakan pertemuan dengan Presiden Tharman Shanmugaratnam dan Perdana Menteri Lawrence Wong, menurut laporan tersebut.
Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja Singapura, hingga Desember 2023, terdapat 1,1 juta pekerja migran legal di negara tersebut dengan gaji bulanan di bawah 3.000 dolar Singapura (sekitar 2.300 dolar AS atau sekitar Rp35juta). Sebagai perbandingan, rata-rata gaji pekerja lokal berkisar 5.000 dolar Singapura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Musim Hujan, Lampu Jalan di Bantul Dipantau Ketat Saat Lebaran
- Prediksi Man United vs Palace: eko Jadi Andalan
- Marquez Kena Penalti, Ducati Protes
- Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, PBNU & Muhammadiyah Beri Imbauan
- UEA dan Irak Kandidat Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
- Rute Sama seperti Nataru, Sleman Antisipasi Lonjakan Mudik
- Pemain Buang Waktu di Piala Dunia 2026 Disanksi
Advertisement
Advertisement








