Anak Krakatau Erupsi, Dua Pulau Baru Muncul di Selat Sunda
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Ilustrasi penangkapan - StockCake
Harianjogja.com, BLITAR—Aparat Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, membekuk seorang suami berinisial CH, 36, warga Dusun Krajan, Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, karena melukai istrinya dengan parang.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengemukakan pelaku ditangkap pada Rabu (13/12/2024) sekitar pukul 15.00 WIB di wilayah Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.
"Sudah ditangkap di wilayah Kecamatan Bakung. Selanjutnya untuk penanganan perkara tersebut ditangani Unit Reskrim Polres Blitar," katanya saat dikonfirmasi, Kamis.
Ia mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail, sebab saat ini kasusnya masih ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar, termasuk motif pelaku melukai istrinya.
BACA JUGA: Polresta Jogja Lakukan Penindakan Terhadap Pelanggar Lalu Lintas
Kasus tersebut berawal terungkap dari video viral, seorang suami di Kabupaten Blitar tega melukai istrinya, Sabtu (9/12/2024). Diketahui bahwa keduanya sudah pisah rumah beberapa bulan. Korban selama pisah rumah tersebut tinggal di rumah orang tuanya di Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan.
Disebutkan bahwa saat itu suami korban datang ke rumah orangtua korban dengan tujuan meminjam telepon seluler yang dipakai korban. Namun korban tidak bersedia memberikan, karena telepon seluler tersebut milik ayah korban (Sukaryani).
Pelaku kemudian pergi meninggalkan rumah. Kemudian, korban bersama ibu dan anaknya yang masih berumur dua tahun keluar dari rumah hendak membeli makanan di toko yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari rumah.
Diketahui pelaku tiba-tiba sudah mendekat di depan toko menemui korban. Ketika korban hendak pulang dihadang terjadi pertengkaran.
Saat itu, ibu korban yang juga masih mendampingi kemudian meminta tolong tetangga untuk diantarkan pulang guna memberitahu suaminya, Sukaryani untuk menjemput korban.
Saat ayah korban tersebut tiba di lokasi, ia melihat anaknya sudah terkapar bersimbah darah di tepi jalan. Pelaku yang masih menantunya itu pun masih di lokasi dan memegang parang yang berlumuran darah.
Sukaryani sempat diacungkan senjata tajam itu, namun setelahnya menantunya itu langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Aminah Kota Blitar untuk mendapatkan perawatan.
Polisi setelah mendapatkan laporan itu, sudah mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban dan sebilah parang milik pelaku yang digunakan melukai istrinya.
Pelaku juga sempat melarikan diri hingga kemudian berhasil ditangkap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Feri Yudoyono menyumbang perunggu balap sepeda untuk Indonesia di Asian Games 2026. Kontingen Merah Putih kini mengoleksi 22 medali.
Status KLA Sleman dipertanyakan setelah kasus keracunan MBG. Warga meminta DPRD memperkuat pengawasan perlindungan anak.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Sebanyak 14 desa di 11 kecamatan Temanggung akan menggelar Pilkades pada 18 Oktober 2026. Persiapan disebut berjalan sesuai rencana.
Proyek irigasi DI Tirtorejo, Berbah, Sleman, mencapai 98%. DPRD DIY meminta pembangunan segera selesai dan memberi manfaat bagi petani.