Advertisement
Perempuan Ditemukan Meninggal di Hotel Semarang, Polisi Dalami Bekas Cekikan

Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Empu Tantular, Kelurahan Purwodinata, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (7/11/2024). Polrestabes Semarang masih menyelidiki kasus tersebut.
Jenazah tanpa identitas tersebut diduga menjadi korban pembunuhan setelah ditemukan bekas cekikan di leher.
Advertisement
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, menyampaikan kronologi kematian korban. Mukanya korban pertama kali check in pada Rabu (6/11/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Setelahnya korban melakukan perpanjangan penginapan di hotel tersebut sampai Kamis (7/11/2024). “Petugas hotel sempat mengetuk pintu kamar korban untuk mengingatkan jadwal check out. Tetapi tidak ada jawaban dari dalam kamar,” kata Kombes Irwan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/11/2024).
Petugas hotel kemudian memutuskan untuk membuka secara paksa pintu kamar korban dengan memakai kunci duplikat. Setelah dibuka, petugas hotel ini mencium bau bangkai dan memanggil petugas lainnya untuk mencari tahu sumber bau menyengat tersebut.
“Korban ditemukan terbaring di bawah ranjang kasur. Tim Inafis lalu mendatangi lokasi untuk olah TKP dan menemukan jenazah perempuan tanpa identitas,” jelasnya.
Saat dilakukan evakuasi oleh tim Inafis, pihaknya menemukan ada bekas cekikan di leher korban. Terkait dengan apakah perempuan tanpa identitas itu menjadi korban pembunuhan, polisi masih melakukan pendalaman.
Irwan pada saat ditemukan meninggal dunia, korban masih mengenakan baju tidur motif kembang.
Adapun, ciri-ciri jenazah korban yang paling menonjol terdapat sebuah tato di tangan kanan dan kirinya. “Kondisi jenazah wajah sudah membengkak, darah keluar dari mulut, ada bekas cekikan di leher dan ada jaket menutup wajah korban.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
- Dongkrak Produktivitas Pertanian, Kementan Genjot Distribusi Alsintan Modern Bagi Petani
- 241 Kecelakaan Terjadi Saat Mudik, 24 Orang Meninggal Dunia
Advertisement

Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Visa Diplomat dan Jurnalis Tiongkok di AS Dibatasi, Ini Sikap Kemenlu China
- PM Anwar Beri Bantuan Tunai untuk Korban Terbakarnya Pipa Petronas Gas Berhand
- PMI Sediakan Hadiah dan Suvenir Bagi Pendonor
- Sehari, 41.197 Kendaraan Keluar dari Pintu Tol di Klaten
- Arus Balik via Transportasi Udara Dimulai Hari Ini
- Menteri Karding Larang Warga Kerja di Kamboja dan Myanmar, Ini Alasannya
- Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal di Sungai Code, Berikut Penjelasan Kepala Desa
Advertisement
Advertisement