TNI AL Musnahkan 4.364 Cartridge Vape Narkotika Senilai Rp34,9 Miliar
TNI AL memusnahkan 4.364 cartridge vape berisi narkotika senilai Rp34,9 miliar di Lampung. Barang bukti ditemukan di bus rute Medan-Tangerang.
Contoh makanan sehat untuk anak. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sedang meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam lembaganya untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) tau makan siang gratis di pemerintahan baru Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka.
"Yang kita lakukan adalah meningkatkan kompetensi SDM, SDM Pengadaan yang mendukung program itu dengan teman- teman Badan Gizi Nasional," ujar Sekretaris Utama LKPP Iwan Herniawan di sela- sela LKPP Afternoon Tea With Media di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, bahwa Kedeputian 3 LKPP saat ini yang tengah menangani pembinaan dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM tersebut. "Dan sudah ada SDM yang sudah dilatih, kemudian juga lulus sertifikasi," ujar Iwan.
Selain itu, pihaknya juga telah mengirimkan tim advokasi ke daerah- daerah untuk melakukan pendampingan terkait program Makan Bergizi Gratis ini.
"Kita dalam satu bulan terakhir ini sudah pendekatan Sumber Daya Manusia (SDM) dulu, mulai dialog nasional, berikutnya kita setelah proses pelaksanaan, baru mengirimkan tim advokasi," ujar Iwan.
Ia menjelaskan, bahwa LKPP memiliki Direktorat Advokasi Pemerintah Pusat yang menangani penggunaan APBN dan di bawah Kedeputian 4 LKPP, serta terdapat Direktorat Advokasi Pemerintah Daerah yang menangani penggunaan APBD.
"Dia timnya (Kedeputian 4) yang akan masuk untuk melakukan advokasi dan pendampingan," ujar Iwan.
Ia memastikan bahwa program MBG ini akan mulai berjalan pada 2 Januari 2025 mendatang. "Harus, harus sudah jalan," ujar Iwan. Program MBG ini akan melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). "Kita juga dimandatkan untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha kecil," ujar Iwan.
Staf Ahli Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Ikeu Tanziha mengatakan bahwa Makan Bergizi Gratis yang efektif akan dijalankan mulai Januari 2025 dan menyasar sekitar 15 sampai 20 juta anak pada 82 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami sedang menghitung berapa anak yang akan kita intervensi dari Rp71 triliun, kurang lebih sekitar 15-20 juta anak. Memang belum seluruhnya anak Indonesia, karena dananya masih terbatas,” ujar Ikeu.
Pihaknya sudah menggalang kerja sama dengan berbagai kementerian/lembaga serta UMKM yang akan menyuplai makanan di 82 titik tersebut, serta membuat buku dan standar operasional makanan yang perlu disediakan.
“Kami sudah bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim), di Jawa ada 50 titik, sedangkan di luar Jawa ada sekitar 32 titik, itu juga tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah titik-titik itu, selain itu, buku dan standar operasional untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan keamanan pangan juga sudah kita buat,” ujar Ikeu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AL memusnahkan 4.364 cartridge vape berisi narkotika senilai Rp34,9 miliar di Lampung. Barang bukti ditemukan di bus rute Medan-Tangerang.
Taksi Green SM menabrak pembatas jalan di Joglo, Jakarta Barat, Senin sore. Tidak ada korban, sementara lalu lintas menuju Kebon Jeruk padat.
Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya ekspor 4,2 kg padatan diduga emas di Bandara YIA. Nilai barang hampir Rp11 miliar.
Sebanyak 9 SD di Sleman masih membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur mengering. BPBD menyalurkan 2.000 liter air tiap sekolah.
Festival Inovasi Jogja 2026 ditutup di UKDW dengan penyerahan katalog riset dan penguatan kolaborasi inovasi untuk pembangunan daerah.
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.