Advertisement
Zarof Ricar Jadi Makelar Kasus Pengadilan dengan Perolehan Dugaan Suap Nyaris Rp1 Triliun, Begini Respons MA
Mahkamah Agung (MA) menegaskan tidak ada sangkut paut dengan perkara hukum yang tengah menimpa bekas petingginya, Zarof Ricar. MA juga tidak ambil pusing dengan status Zarof yang kini telah menjadi tersangka. Apalagi, Zarof telah pensiun sejak 2 tahun lalu. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Mahkamah Agung (MA) menegaskan tidak ada sangkut paut dengan perkara hukum yang tengah menimpa bekas petingginya, Zarof Ricar. MA juga tidak ambil pusing dengan status Zarof yang kini telah menjadi tersangka. Apalagi, Zarof telah pensiun sejak 2 tahun lalu.
"Dulu memang, pegawai kita ASN kita, karena sudah purna dan purnanya sudah dua tahun lebih. Maka MA, itu tidak lagi menjadi tanggungan MA untuk memberikan pengawasan dan pembinaan," ujarnya Juru Bicara MA Yanto kepada wartawan, dikutip Minggu (27/10/2024).
Advertisement
Yanto juga tidak ingin merespons soal aset Zarof yang telah dikumpulkannya sejak 2012-2022 dan mencapai Rp996 miliar atau nyaris Rp1 triliun. Aset itu kini telah diamankan penyidik Kejagung. Temuan Kejagung itu hanya bisa dijelaskan oleh Zarof. Bahkan, Yanto juga mengaku kaget atas jumlah harta yang berhasil dikumpulkan oleh Zarof tersebut.
"Ya dari 2012 itu kan artinya 12 tahun yang lalu. Ya dia ngumpulin itu ya terus dia dari mana dengan siapa yang bisa menjelaskan kan dia. Nah kita gak tahu ya, makanya kan kalau MA tidak mengerti," ucapnya.
Sebelumnya Zarof Ricar telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur pada Jumat (25/10/2024). Kejagung telah menyita uang Rp5,7 miliar, 74,4 juta dolar Singapura, US$1,8 juta, 71.200 euro, 483.320 dolar Hong Kong, dan 51 kilogram emas batangan. Totalnya, jika telah dikonversikan mencapai Rp996 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Advertisement
PKB DIY Safari ke Sejumlah Ulama, Perkuat Wasilah Keselamatan Bangsa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Diskon Tarif Tol 30 Persen Sukses Pecah Kepadatan Arus Mudik Lebaran
- Daftar Tol Fungsional Lebaran 2026: Jogja-Solo hingga Japek II Selatan
- Menteri Energi AS: Perang Lawan Iran Berakhir dalam Hitungan Pekan
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Kota Jogja Senin 16 Maret 2026
- Cuaca DIY Senin 16 Maret 2026 Didominasi Hujan Ringan
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
- Arus Mudik 2026: Tol Trans Sumatera Siap Layani 7,85 Juta Kendaraan
Advertisement
Advertisement








