Advertisement
Malam Ini Ada Supermoon Biru, Ini Cara Menyaksikannya
Supermoon - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena supermoon biru bakal terjadi malam ini Senin (19/8/2024). Ini yang pertama dari empat supermoon berturut-turut pada tahun 2024.
Supermoon terjadi saat bulan purnama bertepatan dengan jarak terdekat bulan ke Bumi dalam orbitnya. Hal ini membuat bulan tampak sedikit lebih terang dan lebih dekat dari biasanya, meskipun perbedaannya sulit dilihat dengan mata telanjang.
Advertisement
Menurut Fred Espanak , ahli gerhana dan astrofisikawan NASA yang sudah pensiun, akan ada empat bulan super pada tahun 2024, pada bulan Agustus, September, Oktober dan November.
Definisi Espanak tentang supermoon sebagai bulan purnama dalam jarak 90% dari pendekatan terdekatnya ke Bumi memberi kita empat hal untuk dilihat tahun ini.
Istilah "bulan purnama super" baru digunakan dalam 40 tahun terakhir, tetapi mendapat banyak perhatian pada akhir tahun 2016 ketika tiga bulan purnama super terjadi berturut-turut.
Bulan purnama super pada bulan November 2016 juga merupakan bulan purnama super terdekat dalam 69 tahun, meskipun bulan purnama super terdekat akan muncul pada tahun 2030-an.
Istilah "bulan purnama super" baru digunakan dalam 40 tahun terakhir, tetapi mendapat banyak perhatian pada akhir tahun 2016 ketika tiga bulan purnama super terjadi berturut-turut.
Bulan purnama super pada bulan November 2016 juga merupakan bulan purnama super terdekat dalam 69 tahun, meskipun bulan purnama super terdekat akan muncul pada tahun 2030-an.
Bertentangan dengan ungkapan klasik, bulan biru bukanlah fenomena astronomi yang langka. Jenis pertama, yang tidak akan muncul besok, terjadi kira-kira setiap beberapa tahun sekali, dan jenis lainnya bahkan lebih umum dari itu, biasanya terjadi setidaknya sekali setiap beberapa musim.
Supermoon terjadi beberapa kali dalam setahun, namun dua fenomena tersebut terjadi sekaligus lebih jarang terjadi: hampir terjadi sekali dalam satu dekade. Bagaimanapun, ini pasti layak untuk Anda lihat dari jendela Anda.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, PKB Dikabarkan Keluar dari Koalisi Pengusung Kustini
Matahari akan terbenam tepat setelah jam 8 malam, namun saat ini cuacanya agak mendung. Langit cerah selalu memudahkan untuk melihat bulan, jadi jika ada awan tebal dan gelap, hal ini bisa jadi lebih sulit.
Pilihan terbaik Anda adalah keluar dari pusat kota dan menuju ke tempat yang polusi cahayanya lebih sedikit, jauh dari bangunan yang mungkin menghalangi pandangan Anda.
Anda tidak memerlukan peralatan apa pun untuk melihat supermoon ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah mencari. Jangan ragu untuk membawa teleskop atau teropong ke bukit untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.
Selama akhir pekan, Anda mungkin memperhatikan bahwa bulan lebih besar dan lebih terang dari biasanya, terutama malam ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Sentil Bos BUMN Lama Terkait Aset, Bisa Diproses Hukum
- Meet the Investor 3 Buka Akses Modal Hingga Rp100 Miliar di Jogja
- 4.500 Siswa SD Sleman Dapat Bantuan Rp450 Ribu Per Anak
- Daop 1 Jakarta Catat 178.897 Tiket Mudik Terjual
- DIY Resmi Jadi Embarkasi Haji, 26 Kloter dari YIA
- Truk Masuk Jurang di Lendah Kulonprogo, Kernet Terjepit
- THE 1O1 Hotel Hadirkan Imlek dan Ramadan 2026
Advertisement
Advertisement



