Aturan Pajak UMKM Disempurnakan, DJP Tegaskan Penerima PPh Final
DJP menyempurnakan aturan PPh Final UMKM dengan mempertegas kriteria penerima dan mempertahankan tarif pajak 0,5 persen.
Tangkapan layar pelaku penyiraman air keras.-JIBI/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyatakan keterbukaan untuk membentuk tim independen dalam mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Kebijakan ini diambil dengan catatan bahwa tim tersebut harus benar-benar objektif dan tidak bersikap apriori terhadap pemerintah sejak awal.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis senior dan pakar di kediamannya di Hambalang, Bogor, yang ditayangkan Kamis (19/3/2026).
Prabowo menegaskan bahwa dirinya memilih bersikap realistis dan memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional. “Saya ini orang realistis, dan saya seorang yang adil. Dari segi kapasitas, kita biarkanlah mereka bekerja,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan kasus tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai lembaga penegak hukum lainnya. Dia menekankan pentingnya kerja bersama lintas institusi agar pengusutan berjalan maksimal dan menyeluruh. “Tidak hanya Kapolri, banyak lembaga lain juga harus bekerja. Penegak hukum semua harus terlibat,” kata Prabowo.
Meski begitu, saat ditanya mengenai kemungkinan pembentukan tim independen untuk mendukung proses pengusutan, Presiden Ke-8 RI itu menyatakan terbuka terhadap usulan tersebut. Namun, dia memberi catatan bahwa independensi harus benar-benar dijaga “Kita bisa pertimbangkan, asal independen,” jelasnya.
Prabowo juga menyinggung pentingnya objektivitas dalam proses pengawasan, termasuk terhadap kelompok masyarakat sipil. Dia mengingatkan agar tim independen yang dibentuk tidak berasal dari pihak-pihak yang sejak awal memiliki sikap apriori terhadap pemerintah. “Jangan semua LSM yang sudah apriori benci sama pemerintah, yang dapat uang dari luar negeri,” kata Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DJP menyempurnakan aturan PPh Final UMKM dengan mempertegas kriteria penerima dan mempertahankan tarif pajak 0,5 persen.
4 tim lolos perempat final Piala Dunia 2026: Maroko, Prancis, Norwegia, dan Inggris. Inggris kalahkan Meksiko 3-2 di Azteca, Norwegia singkirkan Brasil.
6 penyebab notifikasi WhatsApp telat masuk: koneksi bermasalah, notifikasi mati, data latar belakang, mode Jangan Ganggu, aplikasi usang, dan perlu restart.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.