Harga BBM Naik, Permintaan Toyota Veloz Hybrid Tembus 10 Ribu
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Rosan Roeslani kini resmi menjabat Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (19/8/2024) menggantikan Bahlil Lahadalia yang kini bergeser memimpin Kementerian ESDM pada sisa 2 bulan menjelang akhir pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
Diketahui, Rosan sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri BUMN. Selain itu, dia juga merupakan ketua tim pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Roesan Roeslani lahir pada 31 Desember 1968. Dia merupakan lulusan S1 Keuangan di Oklahoma State University, Stillwater, Oklahoma (1988-1992). Dia juga mendapat gelar S2 MBA dari European University, Antwerpen, Belgia (1993-1994).
Dalam perjalanan kariernya, Rosan juga pernah terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk periode 2015-2020.
Di sela-sela dia menjabat sebagai ketum Kadin, Rosan kala itu sempat membantu dalam pemenuhan vaksin saat pandemi Covid-19.
Adapun, Rosan juga memiliki sepak terjang di beberapa perusahaan, termasuk merintis perusahaan penasihat keuangan (financial advisors) bersama Menparekraf, Sandiaga Uno yang bernama PT Republik Indonesia Funding atau yang lebih dikenal sebagai Finance Indonesia sejak 1997.
Kemudian, pada 2002, Finance Indonesia berganti nama menjadi Recapital Group. Beberapa perusahaan di bawah naungan Recapital Group meliputi Recapital Sekuritas, Recapital Asset Management, Global Sarana Lintas Artha, Recapital Life Insurance (Relife), Recapital General Insurance (Reguard), dan Bank Pundi.
Sejalan dengan sepak terjangnya di dunia usaha maupun politik, Rosan tercatat memiliki harta kekayaan fantastis hingga koleksi mobil mewah senilai miliaran rupiah.
Menilik laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dilaporkan pada 21 September 2023, Rosan yang kala itu menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN II memiliki total harta kekayaan sebesar Rp860,71 miliar.
Harta kekayaan itu terdiri atas aset tanah dan bangunan senilai Rp511,19 miliar yang tersebar di Lombok Barat, Sumbawa, Jakarta Selatan, hingga Denpasar.
Pada bagian alat transportasi dan mesin, tercatat Rosan memiliki koleksi mobil mewah senilai total Rp3,11 miliar. Secara terperinci, mobil termahal yang dimiliki Rosan yakni Lexus LM350 A/T 2020 senilai Rp2,18 miliar yang tertulis dari hasil sendiri.
Selanjutnya, dia juga memiliki mobil Toyota Alphard 2.5 G A/T 2015 dengan harga yang dibanderol senilai Rp680 juta dari hasil sendiri.
Adapun, Rosan juga punya koleksi mobil antik yaitu Volkswagen (VW) 1962 yang berasal dari hibah tanpa akta senilai Rp250 juta, serta satu unit motor Piaggio VSET 4-150 2001 senilai Rp9,5 juta.
Tak hanya itu, dia memiliki aset surat berharga senilai Rp17,81 miliar, kas dan setara kas Rp61,67 miliar, dan harta lainnya Rp248,8 miliar. Sementara itu, di LHKPN 2023, Rosan tercatat tidak memiliki utang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.