Advertisement
PDIP Belum Tentukan Pilihan di Pilkada Jakarta, Anies atau Ahok
Dua kandidat yang bakal maju di Pilkada Jakarta, antara Anies Baswedan (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ist/X/anies/ahok - har
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Hingga kini, PDI Perjuangan belum menentukan calon Gubernur Jakarta pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) tahun 2024.
PDIP masih menimang-nimang untuk memilih dua kandidat yang bakal maju di Pilkada Jakarta, antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Advertisement
Sekjen PDI P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memutuskan calon gubernur yang bakal maju di Pilkada Jakarta. "Kami saat ini masih dalam percermatan dan yang memutuskan nanti calon gubernur DKI Jakarta itu yakni Megawati Sukarnoputri," katanya usai mengikuti bedah buku "Merahnya ajaran Bung Karno" di Gedung Museum Multatuli Rangkasbitung, Lebak, Jumat (16/8/2024)
BACA JUGA: Megawati Tak Hadiri Upacara HUT RI ke 79 di IKN, Puan: Ada Agenda Partai
Pengalaman PDIP dalam membangun demokrasi itu didasarkan dari gerakan aspirasi arus bawah yang tidak bisa tersumbat oleh benteng -benteng kekuasaan.
Hal itu yang dicermati PDI P dan untuk memutuskan pada calon Gubernur DKI Jakarta maupun Gubernur Banten tetap mengutamakan gerakan arus bawah.
"Kita menyerahkan semuanya calon kepala daerah kepada rakyat atau gerakan arus bawah itu," kata Hasto.
Menurut dia, pencalonan pendaftaran kepala daerah pada tanggal 27-29 Agustus 2024 dan PDIP melihat momentum gerakan rakyat.
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang mengumumkan 305 daerah PDI P tidak ada masalah sebagai partai jembatan penghubung dari 610 calon dari 305 daerah.
Selama ini, PDIP 57 persen dan nonpartai 62 persen dari kalangan PNS, swasta dan purnawirawan TNI, Polisi dari Golkar 10 persen, Gerindra 6,8 persen.
"Kita juga bekerja sama dengan Golkar yang kedua dan ketiga dengan Gerindra," kata Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kisah Suparjono Menjaga Depo Pringgokusuman Jogja Tetap Nol Sampah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








