Advertisement
Viral Video Siswa SD di Salatiga Studi Tur Naik Pesawat Garuda, Ternyata Nabung Sejak Kelas 1
Sebuah video viral memperlihatkan siswa sekolah dasar (SD) yang hendak studi tur di dalam pesawat Garuda Indonesia ramai menjadi perbincangan warganet. - Solopos
Advertisement
Harianjogja.com, SALATIGA—Sebuah video viral memperlihatkan siswa sekolah dasar (SD) yang hendak studi tur di dalam pesawat Garuda Indonesia ramai menjadi perbincangan warganet.
Video tersebut mendapatkan komentar beragam. Ada yang menganggap terlalu berlebihan, ada pula yang mengapresiasi sekolah untuk bisa dicontoh di sekolah lain.
Advertisement
BACA JUGA: Viral Video Balon Udara Mendarat di Sebuah Pohon di Sewon, Ini Penjelasan Polres Bantul
Menanggapi postingan video viral tersebut, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri membenarkan bahwa video tersebut adalah anak didiknya.
Kegiatan tersebut merupakan edutrip yang dilaksanakan ke Jakarta dengan kunjungan di DPR RI dan MPR RI pada Rabu (24/4/2024) lalu.
Terkait videonya yang akhirnya viral, Huri mengaku tidak mempermasalahkannya. Menurutnya, hal itu bisa menjadi inspirasi sekolah lain untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka.
“Alhamdulillah kalau viral, semoga tambah berkah dapat menginspirasi dan mengimplementasikan kurikulum merdeka,” kata Huri dikutip dari Solopos.com, Selasa (7/5/2024).
Dijelaskan, kegiatan edutrip ini dilaksanakan ketika siswa duduk di kelas 5. Program ini sebenarnya sudah terencana jauh-jauh hari, sejak Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).
“Ini merupakan kegiatan rutin pengenalan transportasi udara dan belajar di DPR MPR RI dengan carter pesawat Garuda. Yang berangkat kelas 5 ada 190 siswa,” beber Huri.
Untuk meringankan orang tua, kata Huri, program tersebut dilakukan dengan mewajibkan anak menabung dari kelas 1 sampai kelas 5.
BACA JUGA: Viral Aksi Pembubaran Ibadah Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang, Ini Kata SETARA Institute
Sehingga ketika sudah memasuki kelas 5 orang tua tidak keberatan dengan biaya akomodasi tersebut.
“Alhamdulillah program ini sudah terlaksana kurang lebih 10 tahun yang lalu. Siswa menabung setiap pekan, untuk besaran tidak ditentukan, yang penting sampai kelas 5 cukup,” tandas Huri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei: 68 Persen Warga AS Khawatir Konflik dengan Iran
- Alumni UNS Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi Strategis
- Perundingan Iran-AS Buntu, Pakistan Siap Lanjutkan Mediasi
- Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Hari Ini
- Bupati Tulungagung Pakai Surat Pernyataan Mundur untuk Peras Pejabat
Advertisement
DIY Buka Rekrutmen Magang Dalam Negeri hingga 30 April, Ini Syaratnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Salah Urutan Bisa Bikin Cedera, Ini Cara Latihan yang Aman
- Pemerintah Buka Peluang untuk Subsidi Motor Listrik Lagi
- Bukan Rudal, Cahaya di Langit Malang Diduga Sampah Antariksa
- Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Hari Ini
- 3 Kebiasaan Pagi yang Bantu Turunkan Tekanan Darah
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
- Justin Bieber Dihujat di Coachella 2026, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement








