Advertisement
114 Petugas Dikerahkan untuk Atasi Luapan Air di Kali Baru Kramat Jati
Petugas Satpel Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur membuat bronjong dari karung yang berisi pasir sebagai tanggul untuk menahan luapan air Kali Baru, Hek, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (25/3/2024). Antara - Syaiful HakimÂ
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Luapan air Kali Baru, Simpang Hek, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur akibat intensitas hujan yang tinggi di kawasan Bogor, Jawa Barat masih terjadi hingga Senin (25/3/2024). Sebanyak 114 petugas dikerahkan untuk mengatasi banjir.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur, Wawan Kurniawan mengatakan penanganan dengan bronjong dari karung yang berisi pasir oleh petugas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kramat Jati dan Jakarta Timur serta petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di sisi kanan dekat Jalan Raya Bogor.
Advertisement
"Karung pasir ditata kembali untuk menahan aliran air yang melimpas ke Jalan Raya Bogor, sebagai penanganan awal," kata Wawan.
Sementara itu, proses pembuatan turap oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta masih berlangsung, namun pembangunan turap difokuskan pada sisi kiri yang berada di dekat permukiman warga.
"Proses pembangunan tanggul Kali Hek masih ditangani langsung oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta. Jadi, kami hanya penanganan tercepat saja untuk antisipasi air yang melimpas ke Jalan Raya Bogor agar tidak mengganggu pengendara di jalan raya," jelasnya.
Baca Juga
Banjir Jakarta Hari Ini Cepat Surut, Ini yang Dilakukan Pemda DKI Jakarta
Hingga Senin (5/2/2024) Pukul 18.00 WIB Masih Ada Dua RT di DKI Jakarta yang Banjir
Sebanyak 198 warga Semper Barat Jakarta Utara mengungsi akibat banjir
Penanggulangan itu berhasil membuat banjir di Simpang Hek surut, sementara lokasi lainnya yang turapnya sudah rampung tidak mengalami limpasan air.
Sementara itu, Camat Kramat Jati, Igan Muhammad Faisal, mengatakan terkait dengan penanganan efek tanggul jebol, pihaknya mengerahkan puluhan petugas gabungan.
Mulai dari PPSU Kelurahan Tengah dan Kramati Jati, Satpol PP, Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Kramat Jati, Sudin Gulkarmat Jaktim, Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Sosial (P3S Dinsos) dan Polsek Kramat Jati.
"Para petugas untuk mengatur lalu lintas dan ikut membantu mendorong motor yang mati akibat genangan limpasan air di Kali Baru," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement






