Advertisement
Empat Ruas Tol Ini Mengalami Kenaikan Tarif Jelang Lebaran 2024, Ini Rinciannya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah ruas jalan tol mengalami kenaikan tarif menjelang momentum mudik Lebaran 2024. Setidaknya, terdapat empat ruas tol yang telah resmi melakukan penyesuaian tarif. Berikut rincian tarifnya
Keempat ruas tol yang mengalami kenaikan tersebut, di antaranya Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek), Jalan Tol Serpong - Cinere, Jalan Tol Jombang - Mojokerto, hingga Jalan Tol Surabaya - Gresik.
Advertisement
Adapun, pemberlakuan kenaikan tarif tol tersebut dilakukan sesuai dengan regulasi yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 Pasal 48 ayat (3) tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.
Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol.
Berikut daftar tarif tol empat ruas yang naik jelang mudik Lebaran 2024:
1. Tarif Tol Jakarta - Cikampek (Japek) dan MBZ
Tarif Tol Japek dan Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) telah resmi mengalami kenaikan sejak 9 Maret 2024 pukul 00.00 WIB.
Vice President Corporate Secretary and Legal JSMR Ria Marlinda Paallo menuturkan, penyesuaian tarif tersebut dilakukan usai perseroan melakukan penambahan lajur ada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan menyediakan fasilitas emergency parking bay di Jalan Layang MBZ sebagai syarat dari pemenuhan SPM.
"Sebagai kompensasi atas pekerjaan [pemenuhan SPM] tersebut dan penyesuaian terhadap inflasi, mulai 9 Maret 2024 pukul 00.00 WIB diberlakukan penyesuaian tarif integrasi pada kedua jalan tol tersebut," jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/3/2024).
Adapun, penyesuaian tarif integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 250/KPTS/M/2024 tanggal 2 Februari 2024 tentang Penyesuaian Tarif Integrasi Pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.
BACA JUGA: Tarif Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Resmi Naik! Ini Daftarnya
Dengan demikian, besaran penyesuaian tarif integrasi jarak terjauh dengan sistem terbuka pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ adalah sebagai berikut:
- Jakarta IC menuju Pondok Gede Barat atau Pondok Gede Timur
Golongan I: Rp4.000 menjadi Rp5.500
Golongan II dan III: Rp6.000 menjadi Rp8.000
Golongan IV dan V: Rp8.000 menjadi Rp11.000
- Jakarta IC menuju Cikunir, Bekasi Barat, Tambun, Cibitung, Cikarang Barat
Golongan I: Rp7.000 menjadi Rp9.000
Golongan II dan III: Rp10.500 menjadi Rp14.000
Golongan IV dan V: Rp14.000 menjadi Rp19.000
- Jakarta IC menuju Cibatu, Cikarang Timur, Karawang Barat
Golongan I: Rp12.000 menjadi Rp16.500
Golongan II dan III: Rp18.000 menjadi Rp24.500
Golongan IV dan V: Rp24.000 menjadi Rp32.500
- Jakarta IC menuju Karawang Timur, Dawuan, Kalihurip, Cikampek
Golongan I: Rp20.000 menjadi Rp27.000
Golongan II dan III: Rp30.000 menjadi Rp40.500
Golongan IV dan V: Rp40.000 menjadi Rp54.000
2. Tarif Tol Serpong - Cinere
PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) telah melakukan penyesuaian tarif pada ruas Tol Serpong - Cinere pada 21 Februari 2024 pukul 00.00 WIB.
Adapun, pemberlakuan penyesuaian tarif tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: 254/KPTS/M/2024 tanggal 02 Februari 2024 Tentang Penyesuaian Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong-Pamulang), dan Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 (Pamulang-Cinere).
Sistem transaksi di Jalan Tol Serpong-Cinere menggunakan sistem transaksi tertutup sehingga akan dikenakan tarif proporsional berdasarkan jarak tempuhnya sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR dimaksud.
Penyesuaian tarif Tol Serpong – Cinere Seksi Serpong – Pamulang dan Penetapan Tarif Tol Serpong – Cinere Seksi Pamulang – Cinere dengan tarif terjauh (sistem tertutup) menjadi sebagai berikut:
- Serpong - Pamulang
Gol I: Rp12.000 yang semula Rp11.000Gol II: Rp18.000 yang semula Rp16.500Gol III: Rp18.000 yang semula Rp16.500Gol IV: Rp24.000 yang semula Rp22.000Gol V: Rp24.000 yang semula Rp22.000- Pamulang - Cinere
Gol I: Rp6.500Gol II: Rp10.000Gol III: Rp10.000Gol IV: Rp13.500Gol V: Rp13.500 - Serpong - Cinere (Tarif terjauh)
Gol I: Rp18.500Gol II: Rp28.000Gol III: Rp28.000Gol IV: Rp37.000Gol V: Rp37.000
3. Tarif Tol Jombang - Mojokerto
Astra Infra Toll Road Jombang - Mojokerto selaku badan usaha jalan tol (BUJT) yang mengelola Tol Jombang - Mojokerto resmi menetapkan kenaikan tarif pada 29 Februari 2024 pukul 00.00 WIB.
Presiden Direktur Astra Tol Jomo Rachmat Soulisa menuturkan, penyesuaian tarif untuk Jalan Tol Jombang-Mojokerto, sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR No. 252/KPTS/M/2024.
"Penyesuaian tarif tol ini merupakan penyesuaian tarif regular dan telah diatur sesuai undang-undang. Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi”, ujar Rachmat.
Adapun, dalam penyesuaian tarif ini, besaran tarif pada jarak terjauh, yakni Mojokerto-Batas Barat dari semula Rp 50.000 menjadi Rp 55.000 untuk kendaraan golongan I. Kemudian, untuk kendaraan gol II dan III, dari semula Rp 84.500 menjadi Rp 92.500, dan pada kendaraan gol IV dan V juga mengalami penyesuaian tarif dari yang semula Rp 100.500 menjadi Rp 110.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
- Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Wafat, Presiden Melayat ke Katedral Jakarta
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
- Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka
- Jembatan Penghubung Antarkampung di Klaten Ambrol
Advertisement

Memasuki H+4 Lebaran, Jumlah Wisatawan di Parangtritis Mulai Turun
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Istana Klaim Antisipasi Dampak Kebijakan Tarif Impor 32 Persen Trump
- Kades Minta THR Rp165 Juta, Pemkab Bogor Berjanji Bakal Tindak Sesuai Aturan
- Pemerintah Pastikan Kesiapan Menyambut Arus Balik Lebaran 2025
- Mumpung Libur Lebaran, Pemda Diminta Memaksimalkan Potensi Wisata di Daerahnya
- Program Sekolah Rakyat di Probolinggo Bakal Jadi Proyek Percontohan
- KAI Catat 16,2 Juta Pemudik Gunakan Kereta Api Selama Angkutan Lebaran
- Dompet Milik Penumpang Tertinggal di Gerbong Kereta Api Pangandaran, Berhasil Ditemukan Polsuska
Advertisement
Advertisement