Advertisement

Kaya Potensi Kelautan dan Perikanan, Gibran Wujudkan Ekonomi Biru

Media Digital
Rabu, 31 Januari 2024 - 09:37 WIB
Mediani Dyah Natalia
Kaya Potensi Kelautan dan Perikanan, Gibran Wujudkan Ekonomi Biru Calon wakil presiden (capres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka. Antara

Advertisement

JOGJA—Indonesia kaya akan potensi kelautan dan perikanan, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka berkomitmen mewujudkan ekonomi biru.

Saat berkeliling Indonesia untuk kampanye, Gibran mengaku selalu berusaha bertemu banyak pihak dari berbagai kalangan. Melalui kunjungan tersebut, Gibran ingin mendapatkan masukan mengenai apa saja kebijakan yang ditempuh maupun apa saja yang perlu diperbaiki saat dirinya terpilih di Pilpres 2024. Pada acara Gibran Mendengar di Tegal, Jawa Tengah, cawapres dua ini juga mendapat masukan dari para nelayan, yang mengeluhkan masalah penangkapan ikan terukur hingga solar.

Advertisement

"Lalu untuk masalah nelayan,  masalah penangkapan ikan terukur, itu kan sudah ditunda, masalah pajak, masalah perizinan dan lain-lain ini nanti dikaji ulang deh Bapak-Ibu, biar tidak menyulitkan," ujar Gibran, Senin (29/1/2024).

Adapun, Indonesia memiliki sekitar 17.500 pulau, bergaris pantai sepanjang 81.000 km. Sekitar 62% luas wilayah Indonesia adalah laut dan perairan, hal ini dikonfirmasi dari data KKP, luas wilayah daratan sebesar 1,91 juta km2 sedangkan luas wilayah perairan mencapai 6,32 juta km2. Adapun sejak penetapan Deklarasi Djuanda pada 1957 dan diperkuat dengan Konvensi Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS), Indonesia berstatus negara kepulauan. Status ini membuat Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan potensi kelautan dan perikanan.

Baca Juga

Gibran Ajukan Cuti 3 Hari untuk Keperluan Kampanye

Gibran Jadi Panglima Pemenangan Koalisi Indonesia Maju Jateng-DIY, Begini Reaksi PDIP DIY

Gibran: Santri Jangan Dipandang Sebelah Mata

Dikutip dari visi misi paslon kedua, terkait dengan potensi kelautan dan perikanan, pasangan calon (paslon) nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menyiapkan sejumlah program Ekonomi Biru. Pertama, meningkatkan nilai tambah setiap potensi sumber daya pesisir, kedua; meningkatkan produktivitas hasil perikanan dan kemaritiman; ketiga membangun armada perikanan; keempat membangun armada transportasi laut rakyat; kelima pengembangan pelabuhan

simpul transhipment sebagai tulang punggung pembangunan infrastruktur terhubung dengan simpul logistik di Kawasan Timur Indonesia yang dibangun untuk meningkatkan muatan balik; keenam, memperkuat kelembagaan dan regulasi pengelolaan pelabuhan dan logistik, ketujuh mendorong aktivitas inovasi dan penelitian; kedelapan meningkatkan akses keuangan; kesembilan menyederhanakan perizinan agar lebih berpihak kepada nelayan; kesembilan mempercepat penyelesaian perjanjian batas maritim Indonesia dengan 10 negara tetangga; kesepuluh membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi maritime berbasis pulau-pulau kecil, pulau terluar, dan kawasan pesisir.

Tak hanya itu, pada visi misi selanjutnya paslon dua juga fokus pada kedaulatan Indonesia secara utuh, baik internal dan eksternal. Hal itu diwujudkan dengan visi misi kesebelas Ekonomi Biru yakni

mengembalikan kedaulatan Indonesia sebagai poros maritim. Dari sisi eksternal atau hubungan luar negeri digambarkan dalam visi misi keduabelas yakni mempercepat penyelesaian perjanjian batas maritim Indonesia dengan 10 negara tetangga dan tetap mengedepankan prinsip kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dalam skema good neighbour policy.

Sementara visi misi ketigabelas yakni mensinergikan pembangunan jaringan transportasi (darat, laut, dan udara) dan pengembangan kawasan strategis yang dilakukan secara terintegrasi dalam suatu konsep perencanaan serta pengelolaan yang terpadu. Terakhir, melakukan pembangunan infrastruktur yang tepat guna untuk menopang industri berbasis pendekatan partisipatif. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement