MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD, Pemakzulan Bupati Gowa Berlanjut
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.
Direktur the Special Programme for Research and Training in Tropical Diseases World Health Organization (WHO/TDR), John C Reeder meneliti nyamuk berwolbachia./Harian Jogja
Harianjogja.com, SAMARINDA—Kementerian Kesehatan memilih lima kota di Indonesia, salah satunya Bontang, Kalimantan Timur sebagai salah satu bagian proyek rintisan Teknologi Wolbachia. Upaya ini untuk menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Jaya Mualimin mengatakan Bontang terpilih menjadi proyek rintisan mewakili Kalimantan Timur lantaran menjadi salah satu kota dengan jumlah kasus DBD yang cukup tinggi dan adanya kasus kematian pada 2023. Sepanjang 2023, lanjut Jaya secara keseluruhan ditemukan sebanyak 5.616 kasus DBD di Kaltim, dan di antara kasus tersebut Kota Bontang termasuk penyumbang kasus tertinggi.
"Sesuai dengan Kepmenkes Nomor 1341 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pilot Project Teknologi Wolbachia di lima kota yaitu Semarang, Jakarta Barat, Bandung, Kupang dan Bontang," kata Jaya Mualimin.
Ia menyatakan proyek rintisan ini diimplementasikan sebagai langkah awal untuk mengukur efektivitas penyebaran nyamuk Wolbachia dalam menekan kasus demam berdarah yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Baca Juga
Terbukti Efektif Menekan DBD, Begini Sejarah Penyebaran Nyamuk Wolbachia di Sleman
Nyamuk Wolbachia Sebabkan Kaki Gajah, Ini Faktanya
Nyamuk Wolbachia Dikabarkan Bawa Virus LGBT, Faktanya Seperti Ini
Berdasarkan studi terkait manfaat dan risiko menginfeksi nyamuk Aedes aegypti dengan bakteri Wolbachia dalam usaha pencegahan penularan infeksi dengue atau demam berdarah dengue telah banyak dilakukan sejak 2011.
Nyamuk Aedes aegypti betina merupakan vektor utama infeksi Virus Dengue ke manusia. Sebuah strategi biologis pengendalian vektor utama ini adalah menginfeksinya dengan bakteri Wolbachia, yang dapat menghambat replikasi virus dengue di dalam tubuh nyamuk.
la berharap melalui serangkaian penelitian dan uji coba nyamuk Aedes aegypti diinfeksi dengan Wolbachia, dapat menghambat replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk.
"Tujuannya agar virus DBD itu tidak berbahaya bagi kita dan keturunan-keturunan nanti nyamuk itu akan punya Wolbacia sehingga nanti tidak ada lagi orang-orang yang terkena DBD," kata Jaya Mualimin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.