CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Slank saat bertemu dengan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo. Antara
Harianjogja.com, SEMARANG—Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan berbeda pilihan politik adalah hal yang biasa dan jangan sampai hal itu menjadi momen yang bisa memecah belah persatuan bangsa.
"Mungkin kita punya pilihan politik yang berbeda, biasa saja. Kita tidak perlu bertengkar, tidak perlu jotos-jotosan," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu
Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri Pesta Rakyat Ganjar-Mahfud yang digelar di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ganjar juga berpesan agar perdamaian bangsa harus dijaga menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024."Karena kami membawa pesan damai, kami membawa pesan damai dan tolong Sahabat Ganjar kalau ada pilihan yang berbeda tidak apa-apa," kata Ganjar.
BACA JUGA : Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di Alun-alun Kulonprogo Bakal Dihadiri Megawati dan Slank
Acara yang diselenggarakan relawan Sahabat Ganjar itu menghadirkan grup musik NDX AKA dan musisi lokal lainnya. Masyarakat yang hadir dari berbagai daerah di Jawa Tengah itu tampak sangat antusias meski diguyur hujan.
Ganjar pun menyampaikan kepada semua orang yang hadir yang didominasi kalangan Gen Z dan milenial itu untuk menerima perbedaan pilihan politik dan menyambut kontestasi politik dengan riang gembira.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyebutkan, relawan Sahabat Ganjar membawa pesan perdamaian dengan menghadirkan hiburan rakyat.
"Nomor Anda yang Anda angkat itu berbeda dengan saya, saya tidak apa-apa dan Sahabat Ganjar mampu menghadirkan pada dukungan yang Anda sampaikan," kata Ganjar.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa dalam sambutannya menuturkan Ganjar adalah pemimpin yang sepenuhnya menggunakan hati saat berada di tengah rakyat. Menurut Andika, Ganjar adalah contoh pemimpin yang bisa melahirkan pendukung militan lantaran kedekatannya dengan rakyat.
"Hanya seorang pemimpin yang memakai hati yang bisa menjadikan loyalis pengikutnya semua militan dan rela berkorban. Itulah Mas Ganjar. Ganjar Menang, Ganjar-Mahfud," tutur Andika.
Hal senada disampaikan Caleg DPR RI dari PDIP Mochamad Herviano yang hadir pada kesempatan itu. Dia mengatakan, pesan perdamaian yang dibawa harus dilaksanakan untuk menjaga suasana riang gembira.
"Apapun pilihannya, kita tetap damai, tertib. Kita tunjukkan teman-teman semua kita bisa tertib, setuju ya? Kita riang gembira dengan kita tertib," ucap Herviano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.