Advertisement
BLT El Nino Baru Cair Rp6,8 Triliun, Pemerintah Bakal Evaluasi Awal 2024
Kerumunan masyarakat yang hendak mencairkan BST di Gedung Kesenian Wates, Kapanewon Wates, Sabtu (9/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Jumlah penerima penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) El Nino melalui kantor pos sudah mencapai Rp6,8 triliun dari Rp7,52 triliun yang dianggarkan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan nilai penyaluran BLT El Nino lewat kantor pos itu terhitung per Jumat (29/12/2023) pagi.
Advertisement
Secara keseluruhan, target penerima bantuan sosial (bansos) yang disasar mencapai 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
BACA JUGA: Penyaluran Bantuan Langsung Tunai El Nino Hingga Maret 2024
BLT El Nino adalah program dari pemerintah yang ditujukan kepada warga yang terdampak fenomena El Nino. Besaran BLT El Nino yakni Rp400.000.
Saat ini program BLT El Nino telah berlangsung selama dua bulan, yakni pada November dan Desember 2023 Program bantuan tunai langsung ke masyarakat ini dipertimbangkan akan berlanjut untuk 2024 mendatang.
Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan sejumlah pusat iklim dunia memperkirakan fenomena cuaca El Nino akan terus bertahan pada level moderat hingga Februari 2024 dengan tren yang terus menurun sejak Oktober 2023.
"Dari hasil dialog, sebagian besar atau hampir seluruhnya [penerima] minta agar program ini dilanjutkan tahun depan. Jadi, tentu saya akan bahas dengan Presiden," ujar Airlangga, di Kantor Pos Oceania, Daan Mogot, Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (29/12/2023).
Menurut Airlangga, saat ini pemerintah akan melakukan evaluasi terkait penyaluran BLT El Nino yang tengah berlangsung untuk periode November-Desember 2023 pada Januari mendatang.
“Kami evaluasi dulu mungkin di awal Januari [2024],” ungkapnya.
Sebagai perbandingan, Per 21 Desember 2023, penyaluran BLT El Nino mencapai Rp6,72 triliun atau 89,36% dari target. BLT tersebut disalurkan pemerintah mulai November hingga Desember 2023 dengan besaran Rp400.000 per 2 bulan atau Rp200.000 per bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
- Serangan AS-Israel ke Iran, 4 Penerbangan Internasional Bali Tertunda
- Adipura 2025 Nihil, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Layak
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Jogja 28 Februari 2026, Malam di Alun-Alun Kidul
- Barahmus DIY Targetkan Museum Rempah dan Keris Bergabung di 2026
- Jadwal KA Bandara YIA 28 Februari 2026, Lengkap
- Kemensos Usul Relawan Antar MBG untuk Lansia dan Disabilitas
- Menteri UMKM Soroti Impor Ilegal Libatkan Kargo dan Oknum Bea Cukai
- Prakiraan Cuaca DIY 28 Februari 2026, Hujan Ringan Merata
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 28 Februari 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement









