Advertisement
Gencatan Senjata Dihentikan Israel Kembali Serang Gaza, MERC: 21 Orang Tewas
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Tentara Israel kembali menyerang Jalur Gaza setelah gencatan senjata yang disebut sebagai jeda kemanusiaan berakhir pada Jumat (1/12/2023). Hal ini dilaporkan sukarelawan organisasi kemanusiaan MER-C. Mereka menyebut jeda kemanusiaan hanya berlangsung tujuh hari.
"Kami mendengar dentuman-dentuman bom yang terus berdatangan. Berdasarkan pantauan kami dari wartawan setempat, sudah ada dua orang yang meninggal di Gaza utara. Total 21 orang meninggal akibat serangan Israel hari ini," kata Sukarelawan MER-C Fikri Rofiul Haq di akun Instagram @mercindonesia pada Jumat.
Advertisement
BACA JUGA: Wisata Bangkok, Menikmati Senja di Sungai Chao Phraya
Dia mengatakan bahwa Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Gaza tengah dan Rumah Sakit Nasser di Kota Khan Younis diserang militer Israel.
"Kami berharap semoga tempat kami dan seluruh tempat yang ada di Gaza menjadi tempat yang aman bagi para pengungsi guna melindungi warga sipil yang tidak bersalah," katanya.
Dia mengatakan bahwa jet tempur dan pesawat nirawak Israel sudah beterbangan dan suara tembakan artileri juga terdengar. Fikri berharap agar konflik Israel-Palestina saat ini segera berakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bebas Retribusi ke Gunungkidul, Petugas Parangtritis Malah Kena Sindir
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Advertisement
Berita Populer
- Pemerintah Buka Peluang untuk Subsidi Motor Listrik Lagi
- Bukan Rudal, Cahaya di Langit Malang Diduga Sampah Antariksa
- Alumni UNS Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi Strategis
- Tolouse vs LOSC Skor 0-4, Verdonk Tampil Singkat
- Jadwal KRL Jogja-Solo 13 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- 3 Kebiasaan Pagi yang Bantu Turunkan Tekanan Darah
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
Advertisement
Advertisement







